Minggu, 10 Mei 2026

Begini Sejarah dan Tema Hari Bidan Nasional 2025 Beserta Maknanya

Penetapan tanggal ini berakar pada peristiwa penting, yaitu Konferensi Bidan Pertama yang diselenggarakan di Jakarta pada 24 Juni 1951.

Tayang:
Editor: Fadhila Amalia
Tribunnews.com
ILUSTRASI - Jika ada yang bertanya, tanggal 24 Juni memperingati hari apa, maka jawabannya adalah Hari Bidan Nasional. Pada ulasan kali ini, kita akan membahas sejarah dan tema Hari Bidan Nasional 2025. 

TRIBUNPALU.COM - Jika ada yang bertanya, tanggal 24 Juni memperingati hari apa, maka jawabannya adalah Hari Bidan Nasional.

Pada ulasan kali ini, kita akan membahas sejarah dan tema Hari Bidan Nasional 2025.

Baca juga: 18 Pantun Hari Bidan Nasional, Diperingati Setiap 24 Juni, Berisi Apresiasi Tulus Penuh Makna

Kita tahu bersama, bahwa bidan merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan.

Keberadaan bidan selama ini kerap membantu masyarakat yang memerlukan bantuan kesehatan.

 puskesmas ataupun di rumah sakit, bidan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Karenanya, Indonesia turut memberikan apresiasi pada bidan dengan peringatan Hari Bidan Nasional.

Lalu, bagaimana dengan sejarah Hari Bidan Nasional ini?

Sejak kapan sebenarnya Hari Bidan Nasional ini ada?

Untuk menjawab pertanyaan itu, mari kita simak ulasan berikut ini.

Baca juga: Inklusi Keuangan Bantu Keluarga Rancang Peta Jalan Masa Depannya

Sejarah Hari Bidan Nasional
Hari Bidan Nasional diperingati setiap tanggal 24 Juni di Indonesia. 

Penetapan tanggal ini berakar pada peristiwa penting, yaitu Konferensi Bidan Pertama yang diselenggarakan di Jakarta pada 24 Juni 1951.

Dalam konferensi tersebut, para bidan senior di Jakarta memprakarsai berdirinya Ikatan Bidan Indonesia (IBI) sebagai wadah pemersatu profesi bidan di seluruh Indonesia.

IBI dibentuk dengan tujuan utama untuk menggalang persatuan dan persaudaraan antar sesama bidan serta memperjuangkan pengakuan, peningkatan status, dan profesionalisme bidan di Indonesia.

Organisasi ini juga berasaskan Pancasila dan UUD 1945, serta berperan aktif dalam memperkokoh persatuan bangsa melalui pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Baca juga: 24 Juni Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah Hari Bidan Nasional 2025

Tiga tahun setelah berdiri, pada tahun 1954, IBI diakui secara resmi sebagai badan hukum oleh pemerintah Indonesia.

Dua tahun kemudian, IBI menjadi anggota International Confederation of Midwives (ICM), memperkuat posisi bidan Indonesia di tingkat global.

Makna Hari Bidan Nasional
Hari Bidan Nasional memiliki makna yang mendalam, bukan sekadar sebagai peringatan seremonial tahunan, melainkan sebagai:

Bentuk penghormatan dan apresiasi atas jasa, dedikasi, dan pengabdian para bidan yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di seluruh pelosok negeri.
Momen refleksi dan evaluasi untuk memperkuat komitmen terhadap pelayanan kebidanan yang berkualitas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran profesi bidan.
Pengingat bahwa bidan adalah pilar utama dalam sistem kesehatan nasional, terutama dalam memenuhi hak kesehatan seksual dan reproduksi perempuan, bahkan di situasi krisis seperti bencana, konflik, atau pandemi.
Penguatan solidaritas dan persatuan antar bidan serta kaum perempuan, sekaligus memperkokoh persatuan bangsa melalui pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Penghargaan terhadap perjuangan dan peran bidan sebagai “pahlawan” yang membantu ibu melahirkan generasi penerus bangsa, serta memberikan edukasi dan pendampingan kesehatan keluarga

Hari Bidan Nasional juga menjadi momentum untuk menegaskan bahwa profesi bidan sangat strategis dalam mendukung program-program kesehatan pemerintah dan mewujudkan generasi Indonesia yang sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Makna dan Sejarah 1 Muharram dalam Islam, Ini Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H

Tema Hari Bidan Nasional 2025
 
Adapun tema Hari Bidan Nasional 2025 yakni “Bidan Menguatkan Komunitas, Menyongsong Generasi Emas Indonesia”.

Tema ini menyoroti peran penting bidan dalam mendampingi keluarga, khususnya perempuan dan anak, untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal.

Ada beragam cara untuk merayakan peringatan ini.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved