Donggala Hari Ini
BNN Donggala Bekali Siswa Baru SMKN 2 Banawa Kenali Ancaman Narkotika dan Pentingnya Rehabilitasi
Edukasi ini menjadi salah satu strategi pencegahan dini agar siswa memiliki pengetahuan sekaligus keberanian menolak peredaran gelap narkoba.
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Sebagai upaya membangun kesadaran sejak dini tentang bahaya narkoba di kalangan pelajar, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Donggala gencar gelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di sekolah.
Kali ini, BNNK Donggala memberikan sosialisasi kepada 60 siswa yang mengikuti MPLS di SMK Negeri 2 Banawa, Kelurahan Kabonga Besar, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (2/7/2025).
Baca juga: Harga iPhone Juli 2025: iPhone 12, iPhone 13,iPhone 14, iPhone 15, iPhone 16, iPhone 16E, iPhone 17?
Edukasi ini menjadi salah satu strategi pencegahan dini agar siswa memiliki pengetahuan sekaligus keberanian menolak segala bentuk peredaran gelap narkotika yang dapat merusak masa depan.
Penyuluh Narkoba BNN Donggala, Desimawati dalam paparannya menjelaskan secara rinci mengenai ancaman narkoba di sekitar remaja khususnya bagi para pelajar.
"Narkoba bukan hanya merusak kesehatan fisik, tapi juga dapat menghancurkan masa depan. Banyak pengguna yang awalnya hanya mencoba karena bujuk rayu teman atau rasa ingin tahu. Karena itu, penting bagi kalian untuk memahami apa saja jenis narkoba, bagaimana cara kerja zat-zat itu di dalam tubuh, serta apa saja dampak buruknya," jelasnya.
Baca juga: BNN Donggala Sosialisasikan Bahaya dan Pencegahan Narkoba di SMAN 1 Banawa Tengah
Ia juga menyampaikan bahwa untuk mengenali penyalahguna cukup dengan melihat tanda-tanda yang bisa dikenali. Misalnya perubahan perilaku, penurunan prestasi belajar hingga mudah marah.
"Tanda-tanda penyalahgunaan narkoba bisa dikenali, misalnya perubahan perilaku mendadak, penurunan prestasi belajar, mudah marah, menarik diri dari lingkungan keluarga dan teman. Jika kalian melihat tanda-tanda ini pada teman kalian, segera laporkan ke pihak sekolah atau orang dewasa yang dipercaya," ungkap Desi.
Selain itu, Desimawati juga memberikan tips praktis kepada siswa agar berani menolak ajakan memakai narkoba.
"Kunci utama adalah keberanian berkata tidak. Jika ada teman yang menawarkan, tolak dengan tegas. Hindari pergaulan yang berisiko. Ingat, satu langkah salah bisa membawa penyesalan seumur hidup," pungkasnya.
Sementara itu, Asistensi Konselor Mahir, Astuti Tolemo turut memberikan materi mengenai upaya rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba.
Baca juga: 2 Pelajar Sulteng Terpilih jadi Calon Paskibraka Tingkat Pusat 2025
Ia menjelaskan bahwa pengguna narkoba yang sudah terjerat ketergantungan tetap memiliki peluang untuk pulih melalui program rehabilitasi terpadu.
"Rehabilitasi bukan berarti hukuman. Ini adalah upaya pemulihan agar penyalahguna bisa kembali sehat, produktif, dan diterima di masyarakat. Jangan takut mencari pertolongan jika kalian atau orang di sekitar kalian terlanjur menggunakan narkoba," ujar Astuti Tolemo. (*)
| Pesta Akhir Tahun Donggala Galang Donasi Rp300 Juta untuk Korban Banjir Aceh-Sumatera |
|
|---|
| Longsor Tutup Jalan Trans Palu-Tolitoli, Polsek Damsol Tanggap Bersihkan Material |
|
|---|
| DPRD Donggala Resmi Tutup Sidang 2025, Sekda Tegaskan Arah Pembangunan 2026 |
|
|---|
| DPRD Donggala Bahas Ranperda Perlindungan Disabilitas dan Ketertiban Umum Sebelum Tutup Tahun 2025 |
|
|---|
| DPD PAN Donggala Doa Bersama dan Santuni 150 Anak Yatim Sambut Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/BNN-Donggala-Bekali-Siswa-Baru-SMKN-2-Banawa-Kenali.jpg)