Senin, 20 April 2026

Donggala Hari Ini

Korban Terseret Arus Sungai Mamara di Donggala Ditemukan Meninggal Dunia

Korban bernama Taharudin (61) ditemukan tim SAR gabungan pada Selasa (8/7/2025) pukul 16.30 WITA di pesisir pantai Desa Lembasada, sekitar 8 kilo.

Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
HANDOVER
KORBAN TERSERET ARUS - Seorang warga Desa Lumbumamara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, yang sebelumnya dilaporkan terseret arus Sungai Mamara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA – Seorang warga Desa Lumbumamara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, yang sebelumnya dilaporkan terseret arus Sungai Mamara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban bernama Taharudin (61) ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Selasa (8/7/2025) pukul 16.30 WITA di pesisir pantai Desa Lembasada, sekitar 8 kilometer dari lokasi awal kejadian. 

Jenazah korban terdampar pada koordinat 0°47'37" LS – 119°38'12" BT.

Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Arifuddin, mengatakan jenazah korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga: Bupati Iksan Resmikan SMPN 1 Sombori saat Musrenbang RPJMD Terakhir

“Hari ini tim SAR gabungan berhasil menemukan satu orang korban yang terseret arus di Sungai Mamara dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan di pesisir pantai Desa Lembasada dan langsung dievakuasi ke rumah keluarga. Dengan ditemukannya korban, seluruh unsur SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujar Arifuddin.

Unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, BPBD Donggala, Polsek Banawa Selatan, Babinsa Desa Lumbumamara, aparat desa, keluarga korban, dan warga setempat.

Diketahui, korban dilaporkan hilang pada Senin (7/7/2025) sekitar pukul 17.00 WITA saat menyeberangi Sungai Mamara untuk mengambil ternaknya di seberang sungai. 

Saat itu, intensitas hujan di wilayah tersebut cukup tinggi. Hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah. Warga sempat melakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved