Rabu, 15 April 2026

Parigi Moutong Hari Ini

Wakil Bupati Parimo Terima Kunjungan Balai Bahasa Sulteng Bahas Pelestarian Bahasa Daerah

Audiensi untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong dan Balai Bahasa upaya pengambangan dan pelestarian bahasa daerah.

Editor: Regina Goldie
HANDOVER
PELESTARIAN BAHASA DAERAH PARIMO - Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo) Abdul Sahid menerima kunjungan audiensi dari Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Syarifuddin. 

TRIBUNPALU.COM - Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo) Abdul Sahid menerima kunjungan audiensi dari Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Syarifuddin.

Bertempat di Rumah Jabatan Wakil Bupati Parimo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Audiensi tersebut untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong dan Balai Bahasa dalam upaya pengambangan dan pelestarian bahasa Daerah.

Wakil Bupati Parimo, Abdul Sahid menyampaikan apresiasinya kepada Balai Bahasa Provinsi Sulteng dan menyambut baik kerja sama yang diharapkan dapat mendukung pelestarian bahasa daerah yang ada di Kabupaten Parigi Moutong serta meningkatkan mutu penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan pemerintahan.

Baca juga: Porkab V Banggai Cabor Futsal Sukses Digelar, Luwuk Utara Raih Medali Emas

"Di Kabupaten Parigi Moutong ini begitu banyak  beragam bahasa yang dimiliki oleh masyarakat yang menjadi bahasa tutur yang digunakan sehari-hari. Semoga kedepan kerjasamanya antara Pemerintah pusat dengan pemerintah Kabupaten bisa berjalan dengan bagus," ujar Wabup.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulteng, Syarifuddin mengatakan audiensi dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini wakil Bupati, dimana memang ada program kebahasaan dan kesastraan yang menjadi penguatan disetiap Daerah disetiap provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia.

"Karena kami ini adalah instansi vertikal, dibawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tepatnya di Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, kami melakukan program-program yakni literasi, pelestarian bahasa daerah dan pemartabatan bahasa Indonesia," ungkapnya.

Baca juga: Menteri Nusron Ajak Kepala Daerah Se-Sulawesi Berbagi Tanggung Jawab Selesaikan RDTR

Dijelaskannya, Ketiga program tersebut masuk dalam kerjasama.

Direncanakan Kedepannya akan dilaksanakan ikatan perjanjian kerjasama berupa MoU dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang menjadi unit utamanya, sebagai perwakilan dari kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Pemda Parigi Moutong.

Saat ini, Balai Bahasa Provinsi Sulteng  juga telah berkoordinasi dengan para pakar yang ada di Universitas Tadulako, dimana rencana kedepannya yakni pertama adalah pemartabatan bahasa Indonesia, karena hal itu memang instruksi dari Menteri Dalam Negeri.

Baca juga: Ekspor Sulawesi Tengah Naik, Neraca Perdagangan Surplus 115,37 Juta Dolar AS per Mei 2025

Yang kedua tidak kalah pentingnya adalah Pelestarian Bahasa Daerah dimana tahun depan direncanakan sudah mengusulkan program revitalisasi Bahasa Daerah yang ada di Kabupaten Parigi Moutong.

"Nanti kami akan bekerja sama dengan para pakar yang ada di Untad, kami sebagai fasilitator dan penyelenggaranya adalah Pemerintah Daerah, untuk bahasa-bahasa yang ada di kabupaten Parigi Moutong, karena ini penting dan ini memang adalah bentuk kontribusi dan sekaligus tanggung jawab Daerah untuk mempertahankan bahasanya yang ada di daerah nya," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved