Minggu, 12 April 2026

Parigi Moutong Hari Ini

Wabup Parimo: Kalau Masih Dipakai, Jangan Lagi Ikat Sapi di Lapangan

Pihak kelurahan menjawab bahwa lapangan Kampal masih digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan olahraga.

Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
HANDOVER
KUNJUNGAN WABUP PARIMO - Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menyoroti kondisi lapangan sepak bola di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah saat melakukan inspeksi mendadak pada Kamis (17/7/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menyoroti kondisi lapangan sepak bola di Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah saat melakukan inspeksi mendadak pada Kamis (17/7/2025).

Dalam kunjungan itu, Abdul Sahid mempertanyakan apakah lapangan tersebut masih aktif digunakan oleh warga.

“Lapangan itu bagaimana sebenarnya? Kenapa jadi begitu? Masih dipakai itu?” ucapnya kepada pihak kelurahan.

Baca juga: Gubernur Sulteng Wajibkan ASN Muslim Kenakan Pakaian Muslim Setiap Jumat

Pihak kelurahan menjawab bahwa lapangan Kampal masih digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan olahraga.

Menanggapi hal itu, Wabup meminta kelurahan segera membuat edaran resmi yang melarang warga mengikat ternak sapi di lapangan tersebut.

“Kalau memang masih dipakai, buat surat edaran bahwa tidak boleh lagi ada yang mengikat sapi di lapangan, dengan catatan bersihkan dulu lapangannya supaya bisa digunakan,” tegasnya.

Ia kemudian menanyakan ketersediaan alat potong rumput di kantor kelurahan.

Baca juga: BPBD Parimo Fokus Mitigasi dan Respons Cepat Bencana

“Mesin paras ada tidak?” tanya Abdul Sahid.

Petugas kelurahan menjelaskan bahwa mereka memiliki tiga unit mesin potong rumput aktif.

Abdul Sahid lalu menginstruksikan agar dua orang petugas ditugaskan secara khusus untuk memangkas rumput di lapangan tersebut.

“Kalau bisa dua orang dikerahkan ke sana untuk memangkas rumput. Saya yakin kalau sudah bersih, tidak akan ada lagi yang ikat sapi di situ,” kata dia.

Menurut pihak kelurahan, imbauan larangan mengikat ternak di lapangan sebenarnya sudah sering disampaikan ke warga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved