Minggu, 12 April 2026

Sulteng Hari Ini

Kadis ESDM Baru Diminta Perbaiki Tata Kelola dan Tingkatkan Akses Listrik

Diuraikan gubernur bahwa mereka yang dilantik sore itu adalah mereka yang memiliki kapasitas untuk bekerja dan mampu menjadi bagian dari solusi.

Editor: Regina Goldie
HANDOVER
PELANTIKAN KADIS ESDM - Gubernur Sulteng Anwar Hafid menegaskan bahwa jabatan sejatinya adalah sebuah amanah dan kepercayaan. 

TRIBUNPALU.COM - Gubernur Sulteng Anwar Hafid menegaskan bahwa jabatan sejatinya adalah sebuah amanah dan kepercayaan.

Amanah adalah titipan Tuhan yang dapat dicabut sewaktu-waktu dan karena itu, harus dijadikan landasan religius dalam tiap tindakan dan keputusan yang diambil selama menjabat.

Sementara, tanpa adanya kepercayaan dari pimpinan maka mustahil ASN akan diberikan tanggungjawab untuk menduduki jabatan.

“Hanya dua itu modal kita hidup,” ujar gubernur agar amanah dan kepercayaan dijaga sebaik-baiknya sebagai modal tertinggi manusia. 

Baca juga: Bupati Buol Temui Komisi II DPR RI, Bahas Masalah Pertanahan dan Tapal Batas

Demikian pesan kunci Gubernur Anwar Hafid saat melantik Pejabat Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin (21/7/2025), di aula kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulteng.

Diuraikan gubernur bahwa mereka yang dilantik sore itu adalah mereka yang memiliki kapasitas untuk bekerja dan mampu menjadi bagian dari solusi dalam menuntaskan berbagai persoalan di masyarakat.

“Saya butuh orang-orang yang bekerja,” tambahnya.

Gubernur Anwar Hafid melantik Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru, Ajenkris, menggantikan Plt Kadis ESDM Eddy N Lesnusa.

Dibalik pelantikan Kadis ESDM, Gubernur menjelaskan bahwa keputusannya hanya mengisi satu dinas yang kosong, didasarkan pada kebutuhan.

Lebih lanjut ia menilai Ajen Kris sebagai figur yang tepat menahkodai dinas ESDM, mengingat pengalaman birokrasi beliau yang matang dalam mengelola dinamika kerja di perangkat daerah.

Gubernur juga mengingatkan bahwa Dinas ESDM adalah leading sector dari program "BERANI Menyala", salah satu program pembangunan prioritas dalam kerangka 9 BERANI. Dalam konteks ini, Ia menekankan bahwa masih ada 86 desa yang belum teraliri listrik, turun dari awalnya 89 desa. Oleh karena itu, upaya percepatan akses listrik perlu terus dilakukan.

Baca juga: FEB Untad Berbenah, 2 Prodi Raih Akreditasi Unggul Berkat Tata Kelola Unggu

Karenanya, ia berpesan supaya kadis ESDM yang baru segera melakukan konsolidasi dan inovasi untuk memperbaiki tata Kelola ESDM yang krusial.

“Saya berharap Pak Ajen bisa berkonsolidasi untuk memperbaiki tata Kelola ESDM,” pesannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved