Rabu, 22 April 2026

Palu Hari Ini

Wijaya Chandra Pimpin Forum Pembauran Kebangsaan Kota Palu

FPK di bawah kepemimpinan Wijaya Chandra diharapkan semakin solid menjadi jembatan komunikasi antarwarga lintas latar belakang.

Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
Handover
PELANTIKAN FORUM PEMBAURAN KEBANGSAAN (FPK) - Wijaya Chandra resmi kembali memimpin Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Palu untuk periode 2025–2029. Pelantikan dilaksanakan di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (28/7/2025) pagi. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU – Wijaya Chandra resmi kembali memimpin Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Palu untuk periode 2025–2029. 

Pelantikan dilaksanakan di Auditorium Kantor Wali Kota Palu, Jl Balai Kota, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (28/7/2025) pagi.

Pelantikan dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, Usman.

Baca juga: Buol Targetkan 1.000 Hektare Sawah Baru, Siap Tanam September 2025

Turut hadir Kepala Badan Kesbangpol Kota Palu, Ansyar Sutiadi, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Kembalinya Wijaya Chandra sebagai Ketua FPK menandai kepercayaan berkelanjutan terhadap kepemimpinannya dalam merajut kebhinekaan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.

"Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tapi tonggak baru untuk memperkuat komitmen kita menjaga persatuan," kata Asisten Usman dalam sambutannya.

Ia menyebutkan, Kota Palu adalah miniatur Indonesia dengan kekayaan suku, agama, dan budaya yang menjadi kekuatan utama dalam pembangunan sosial.

Menurutnya, FPK di bawah kepemimpinan Wijaya Chandra diharapkan semakin solid menjadi jembatan komunikasi antarwarga lintas latar belakang.

"Keberagaman ini anugerah. FPK harus mampu menjaga dan merawatnya, menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan perpecahan," tegasnya.

Asisten Usman juga menekankan empat hal strategis kepada pengurus FPK yang baru dilantik. 

Pertama, memperkuat pembauran kebangsaan melalui kegiatan kolaboratif. Kedua, berperan aktif dalam mencegah dan meredam konflik sosial.

Ketiga, ikut serta dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat lewat program pemberdayaan. 

Dan keempat, membangun sinergi dengan pemerintah daerah agar sejalan dengan arah pembangunan Kota Palu.

“Tugas dan tantangan FPK ke depan tidak ringan. Tapi saya yakin, dengan semangat gotong royong, kita bisa menciptakan Kota Palu yang aman dan harmonis,” ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved