Sulteng Hari Ini
BREAKINGNEWS: Gubernur Anwar Hafid Antar Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Resmi Berstatus Internasional
Setelah tiga bulan mengusulkan ke pemerintah pusat, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu resmi naik status menjadi bandara internasional penuh.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Perjuangan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam mendorong kemajuan infrastruktur transportasi udara akhirnya membuahkan hasil.
Setelah tiga bulan mengusulkan ke pemerintah pusat, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu resmi naik status menjadi bandara internasional penuh.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 dan KM 38 Tahun 2025.
Baca juga: 434 Regu Ikuti Lomba Gerak Jalan HUT Banggai, Semarakkan Perayaan ke-73
Dengan perubahan ini, Bandara Mutiara SIS Al-Jufri kini berwenang melayani penerbangan langsung dari dan ke luar negeri, baik penerbangan charter maupun reguler.
“Kita bersyukur, usulan yang kita sampaikan sejak tiga bulan terakhir ini alhamdulillah membuahkan hasil. Bandara Mutiara SIS Al-Jufri saat ini adalah Bandara Internasional,” ucap Anwar Hafid, Minggu (10/8/2025).
Ia mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi pada pagi hari untuk memetakan kebutuhan yang harus dipenuhi dalam enam bulan ke depan sebelum penerbangan internasional resmi beroperasi.
Persiapan itu mencakup koordinasi administrasi dengan Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina, agar dokumen, perizinan, dan sistem administrasi memenuhi standar internasional.
Selain itu, penempatan dan pelatihan petugas di pos imigrasi, karantina, dan bea cukai akan segera dilakukan demi memastikan pelayanan penumpang internasional berjalan optimal.
Fasilitas pendukung juga tengah disiapkan, termasuk pengadaan X-ray senilai Rp 2–2,5 miliar untuk pemeriksaan keamanan, serta pemenuhan persyaratan teknis lain, termasuk rekomendasi dari Kementerian Pertahanan.
“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak. Ini kebanggaan kita bersama. Sultan Nambaso!” ujar Anwar.
Salah satu alasan penetapan status ini adalah untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.
Status internasional penuh ini berbeda dengan Bandara IMIP Morowali yang hanya mendapatkan izin internasional untuk penerbangan charter selama satu tahun.
Baca juga: Matindas J Rumambi Bagikan Paket Sembako untuk Warga Terdampak Gempa di Poso
Anwar Hafid juga menyoroti perlunya peningkatan kapasitas landasan pacu agar pesawat berbadan lebar, seperti Airbus A330, dapat terbang langsung ke Tiongkok atau rute jarak jauh lain tanpa transit.
Saat ini panjang landasan baru 2.500 meter, sehingga penerbangan jarak jauh memerlukan technical landing di Aceh atau Kuala Namu untuk pengisian bahan bakar.
Sulawesi Tengah
Bandara Mutiara Sis Al-Jufri
Anwar Hafid
Gubernur Sulawesi Tengah
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu
Pemprov Sulteng
TribunBreakingNews
| Pemprov Sulteng Bidik Ruang Publik Jadi Kawasan Internet Gratis untuk Masyarakat |
|
|---|
| Anwar Hafid Rencanakan Bakal Tarik Kewenangan Perizinan ke Tangan Gubernur |
|
|---|
| DKIPS Sulteng Siap Telusuri Dugaan Judi Online di Dishub Lewat Forensik Digital |
|
|---|
| Pasokan Kelapa di Sulteng Belum Cukup, Pabrik Morowali Butuh 1 Juta Butir per Hari |
|
|---|
| Anwar Hafid Ajak Warga Sulteng Tanam Kelapa, Pasokan untuk Pabrik Morowali Masih Kurang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Gubernur-Anwar-Hafid-Antar-Bandara-Mutiara-SIS-Al-Jufri-Resmi-Berstatus-Internasional.jpg)