Sulteng Hari Ini
3 Bulan Proses Pengajuan, Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu Jadi Internasional
Diantaranya seperti infrastruktur dan layanan kepabeanan, keimigrasian, serta karantina.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengungkapkan bahwa proses pengajuan status internasional Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu hanya memakan waktu tiga bulan.
Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri panen raya jagung di Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Senin (11/8/2025).
Menurut Anwar, kerja cepat Pemprov Sulteng memastikan bandara tersebut masuk dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 37 Tahun 2025 tentang Penetapan Bandar Udara Internasional.
Baca juga: Panen Raya Jagung 200 Ton di Sigi, Gubernur Anwar Hafid Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi
“Hanya tiga bulan kita bisa ajukan dan akhirnya masuk daftar bandara internasional,” ujarnya.
Menurutnya selama masa pengajuan itu komunikasi dibangun intens bersama Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Tengah, Sumarno.
Dalam SK Kementerian Perhubungan RI memberi batas waktu maksimal enam bulan bagi pemerintah daerah dan pengelola bandara untuk melengkapi persyaratan teknis.
Diantaranya seperti infrastruktur dan layanan kepabeanan, keimigrasian, serta karantina.
Penetapan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI untuk membuka akses penerbangan langsung dari dan ke luar negeri.
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan KKJST Siap Perluas Lahan Jagung 52 Hektare di Sigi
Sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Sulawesi Tengah.
Selain Bandara Mutiara, ada 35 bandara lain di Indonesia yang juga masuk dalam penetapan baru ini.
Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu menyusul Bandara PT IMIP yang lebih dulu melayani rute Internasional.
Artinya dalam waktu enam bulan kedepan Sulawesi Tengah mempunyai dua bandara internasional.
| Danrem 132/Tadulako Minta Prajurit TNI Tingkatkan Iman dan Pengabdian Lewat Momentum Idul Adha |
|
|---|
| Momen Idul Adha 2026, Safri Ingatkan Pengelolaan SDA Sulteng Berbasis Kemanusiaan |
|
|---|
| Audiensi dengan DP3A, KPID Sulteng Dorong Ekosistem Penyiaran Sehat dan Edukatif |
|
|---|
| Penerbangan Internasional Guangzhou–Palu Ditargetkan Mulai Juli 2026 |
|
|---|
| Pemprov Sulteng Genjot Hilirisasi Durian dan Kelapa untuk Pasar Ekspor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/IMG_4412jpeg.jpg)