Tolitoli Hari Ini
Bupati Tolitoli: Melek Digital Itu Wajib di Era Sekarang
Kegiatan ini bertempat di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, Tolitoli, Sulawesi Tengah.
TRIBUNPALU.COM - Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat di bidang teknologi informasi, Dinas Perpustakaan dan Arsip KabupatenTolitoli melaksanakan kegiatan lokakarya literasi digital 2025.
Kegiatan ini bertempat di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli, Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini mengusung tema Menguatkan Literasi Digital Membangun Generasi Cerdas dan Tangguh di Era Teknologi.
Kegiatan ini berlangsung selama 1 (satu) hari dan di ikuti oleh 100 peserta perwakilan dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.
Baca juga: Satgas PASTI Sulteng Sosialisasi Aturan Pergadaian, 18 Usaha Gadai Belum Berizin OJK
Kegiatan ini di buka secara resmi oleh Bupati Amran Hi Yahya dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tolitoli Lely Husna Bantilan Forkopimda Kab. Tolitoli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Stasiun LPP RRI Tolitoli, Lurah Kelurahan Panasakan serta Pegiat Literasi Digital.
Dalam sambutannya, Bupati Amran Hi Yahya menyampaikan pentingnya literasi digital di era transformasi digital saat ini. "Kita tidak bisa menolak arus informasi yang begitu deras, kita harus membekali diri dengan pemahaman yang kuat agar mampu menyaring informasi, menghindari berita Hoax, serta memanfaatkan teknologi untuk kemajuan diri dan daerah," ujar beliau.
"Kami berharap, lokakarya ini menjadi momentum penting bagi kita semua untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Mari kita bersama-sama membangun budaya literasi digital yang sehat, cerdas, dan produktif," tambahAmran Hi Yahya.
Baca juga: Polsek Rio Pakava Amankan 20 Paket Sabu Siap Edar di Desa Lalundu Donggala
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Lely Husna Bantilan mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kita dalam membangun perpustakaan sebagai pusat transformasi digital dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.
"Melalui lokakarya ini saya berharap perpustakaan bukan hanya sebagai tempat penyimpanan buku tetapi sebagai pusat informasi berbasis teknologi yang mampu menjangkau masyarakat secara luas dan merata termasuk di daerah-daerah terpencil," Lely Husna Bantilan.
Kegiatan lokakarya ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang literasi digital, teknologi informasi, dan pengembangan konten digital.
Materi yang disampaikan meliputi teknik memilah informasi yang benar, memahami etika digital, dampak psikologis penggunaan teknologi, serta strategi penguatan konten literasi digital berbasis kearifan lokal.
Baca juga: Program UEP dan KUBE Pemprov Sulteng Sasar Fakir Miskin dan UMKM di Tolitoli
Selain pemberian materi, lokakarya ini juga menyediakan ruang diskusi dan berbagi pengalaman antar peserta.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, akan lahir ide-ide kreatif dan inovatif dalam pemanfaatan teknologi digital untuk kemajuan daerah.
| Anggota DPRD Tolitoli Adukan Dugaan Diskriminasi Beasiswa SLB ke Ombudsman Sulteng |
|
|---|
| 77 Pendaftar Polri 2026 di Tolitoli Ikuti Verifikasi Berkas dan Pengukuran Tinggi Badan |
|
|---|
| Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Dako Tolitoli Ditemukan Selamat |
|
|---|
| Polres Tolitoli Tangkap Pria Simpan Sabu 2,26 Gram Jelang Idul Fitri 2026 |
|
|---|
| Edarkan Sabu, Polres Tolitoli Ciduk Kepala Desa Sambujang Tolitoli |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/IQCeVmZcOVMC8djKZIcKNk9xKDa8VQKhm9j1uSOrjpg.jpg)