Rabu, 8 April 2026

Idul Adha 2025

Begini Pembagian Daging Kurban, Simak Kesalahan yang Harus Dihindari

Selain sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT, pembagian daging juga memiliki makna sosial yang dalam, yaitu berbagi rezeki dengan sesama.

Editor: Fadhila Amalia
ANGELINA/TRIBUNPALU.COM
Pembagian daging kurban merupakan bagian penting dalam pelaksanaan ibadah kurban saat Hari Raya Idul Adha. Selain sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT, pembagian daging juga memiliki makna sosial yang dalam, yaitu berbagi rezeki dengan sesama. 

TRIBUNPALU.COM - Pembagian daging kurban merupakan bagian penting dalam pelaksanaan ibadah kurban saat Hari Raya Idul Adha.

Selain sebagai wujud ketaatan kepada Allah SWT, pembagian daging juga memiliki makna sosial yang dalam, yaitu berbagi rezeki dengan sesama.

Baca juga: Setelah Absen Sejak 2023, Stefano Lilipaly Kembali Perkuat Timnas

Berikut adalah panduan lengkap pembagian daging kurban yang dikutip dari laman Badan Amil Zakat Nasional (Baznas):

1. Konsep Dasar Pembagian
 
Dalam syariat Islam, daging kurban sebaiknya dibagi kepada tiga golongan: shahibul kurban (yang berkurban), kerabat/tetangga, dan fakir miskin. 

Meskipun tidak disebutkan secara rinci berapa kilogram per bagian, ulama menganjurkan pembagian yang adil. 

Contohnya, seekor kambing menghasilkan 20–25 kg daging bersih, sementara seekor sapi bisa menghasilkan 120–140 kg. 

Jika sapi dikurbankan oleh 7 orang, tiap peserta mendapat sekitar 17–20 kg.

2. Panduan Berdasarkan Jenis Hewan Kurban
Kambing/Domba: ±20–25 kg daging bersih. Bisa dibagi 8 kg untuk fakir miskin, 8 kg untuk tetangga/kerabat, sisanya untuk shahibul kurban.

Sapi/Kerbau: ±120–140 kg, dibagi 7 orang. Tiap orang mendapat ±17–20 kg.

Baca juga: Akui Sudah Pacaran dengan Gisel, Cinta Brian Bongkar Alasan Jatuh Hati ke Sang Artis

Unta: Bisa menghasilkan hingga 300 kg, idealnya sebagian besar dibagikan kepada yang membutuhkan.

3. Pembagian Ideal untuk Penerima
Saran pembagian ideal untuk penerima (mustahiq) adalah 1–2 kg per keluarga agar cukup untuk konsumsi satu atau dua kali makan. 

Tujuannya agar kebermanfaatan lebih luas dan tepat sasaran. 

Panitia kurban biasanya menggunakan kantong plastik berisi 1–2 kg untuk distribusi.

Baca juga: Hukum Berkurban, Wajib atau Sunnah? Simak Keutamaannya

4. Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Tidak menggunakan takaran atau timbangan saat membagi.
Menyimpan terlalu banyak untuk konsumsi pribadi.
Memberi daging ke orang mampu yang bukan prioritas penerima.
Tidak mempertimbangkan jumlah anggota keluarga penerima.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved