Selasa, 5 Mei 2026

Teks Khutbah di Hari Maulid Nabi Jumat 5 September 2025: Makna Cinta kepada Rasulullah SAW

Teks khutbah di hari Maulid Nabi Jumat 5 September 2025, tema Makna Cinta kepada Rasulullah SAW.

Tayang:
Editor: Imam Saputro
TribunWow.com/Octavia Monica P
Teks khutbah di hari Maulid Nabi Jumat 5 September 2025, tema Makna Cinta kepada Rasulullah SAW. 

TRIBUNPALU.COM - Teks khutbah di hari Maulid Nabi Jumat 5 September 2025, tema Makna Cinta kepada Rasulullah SAW.

Teks khutbah ini dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag) pada Rabu, 3 September 2025.

Khutbah Jumat merupakan ceramah agama yang disampaikan oleh seorang khatib sebelum pelaksanaan salat Jumat.

Khutbah ini merupakan bagian penting dari ibadah salat Jumat dan memiliki beberapa fungsi, seperti memberikan nasihat, bimbingan moral, dan pesan-pesan agama kepada jamaah.

Tahun ini, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada Jumat, (5/9/2025).

Teks khutbah ini akan mengisahkan tentang makna cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Memaknai cinta kepada Nabi berarti meneladani akhlak beliau, menegakkan ajaran beliau, dan membela kehormatan beliau dengan cara yang mulia.

Dikutip dari laman Simbi Kemenag, berikut teks khutbah Jumat, 5 September 2025.

Makna Cinta kepada Rasulullah SAW

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الْمَلِكِ الْحَقِّ الْمُبِيْنِ. الَّذِي حَبَانَا بِالْإِيْمَانِ وَالْيَقِيْنِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. خَاتَمِ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْن. وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِيِن. وَأَصْحَابِهِ الأَخْيَارِ أَجْمَعِين. وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ الِلّٰهِ. أُوْصِيْنِيِ نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللّٰهِ. فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. وَقَالَ تَعَالَى يَا اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللّٰهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.

"Segala puji bagi Allah, Raja yang benar dan jelas, yang hidup dengan iman dan keyakinan. Ya Allah, berikanlah rahmat kepada Nabi Muhammad, penutup para nabi dan rasul. Dan atas keluarganya yang baik. Dan atas para sahabatnya yang saleh, dan semua orang yang mengikuti mereka dengan kebaikan sampai hari kiamat. Sekarang, hai hamba-hamba Allah, aku menasihati diriku dan kalian untuk bertakwa kepada Allah, karena orang-orang yang bertakwa itulah yang akan menang. Dan Allah berfirman, 'Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sungguh-sungguh dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Islam.'"

Ma‘āsyiral muslimīn rahimakumullāh,

Cinta kepada Nabi Muhammad saw adalah bagian dari iman. Rasulullah saw bersabda:

لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ.

"Tidak sempurna iman salah seorang di antara kalian, hingga aku lebih ia cintai daripada anaknya, orang tuanya, dan seluruh manusia." (H.R. Al-Bukhari dan Muslim).

Cinta ini bukan sekadar ucapan lisan atau hiasan perayaan, tetapi harus menjadi kesadaran batin dan diwujudkan dalam amal nyata. Memaknai cinta kepada Nabi berarti meneladani akhlak beliau, menegakkan ajaran beliau, dan membela kehormatan beliau dengan cara yang mulia.

Cara hidup Nabi Muhammad saw yang penuh dengan uswah hasanah (teladan yang baik) tergambar dari hampir semua aspek kehidupannya mulai dari ibadah, akhlak pribadi, hingga interaksi sosial dan kepemimpinan, di antara keteladanan tersebut yakni: pertama, kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah saw hidup sederhana walau mampu hidup mewah. Rumahnya kecil, makanannya sederhana, tidaklah pernah berlebihan, sepertiga perutnya diisi makanan, sepertiga minum, dan sepertiga lagi udara, menggambarkan betapa Nabi tidak pernah menjadikan perutnya penuh dengan makanan yang berlebihan.

Kesederhanaan beliau mengajarkan kita untuk tidak berlebihan dan bersyukur atas nikmat yang ada. Pakaian yang dikenakan bukanlah pakaian yang glamor yang dapat membuat kaum yang memandangnya menjadi terpesona secara berlebihan. Nabi selalu berpenampilan rapi, bersih, wangi dan sederhana dalam berhias.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved