Sosok Sushila Karki, Wanita Pertama Jabat Perdana Menteri Nepal
Presiden Paudel mengumumkan bahwa pemilihan umum parlemen yang baru akan diadakan pada 21 Maret 2026.
TRIBUNPALU.COM - Sushila Karki resmi menjabat Perdana Menteri Nepal sementara di masa pemerintahan transisi.
Wanita 72 Tahun itu didorong kelompok pemuda Nepal yang menggelar "Demonstrasi Gen Z".
Usai menjabat, Sushila Karki pun diminta demonstran Gen Z bernegoisasi dengan Militer terkait pembentukan pemerintahan sementara.
Pembentukan pemerintahan sementara adalah buntut aksi protes masyarakat selama beberapa hari terakhir.
Bahkan, aksi warga itu telah menewaskan 30 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang per Kamis (11/9/2025).
Sebelumnya KP Sharma mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Nepal di tengah protes keras.
Baca juga: Kapal KLM Maryam Indah Terbakar, 1 Tewas dan 2 Orang Masih Dicari
Nepal terjerumus dalam krisis politik yang mendorong Tentara Nepal mengambil alih hukum dan ketertiban.
Sejak 24 jam terakhir, tidak ada pemerintahan yang berkuasa di Nepal.
"Kelompok Gen Z saat ini sedang berdiskusi melalui Zoom untuk menentukan nama orang yang akan memimpin pemerintahan sementara. Tiga nama sedang dipertimbangkan untuk mengisi posisi Perdana Menteri Sementara," menurut sumber yang dekat dengan kelompok Gen Z, sebagaimana dilaporkan PTI.
Pada tanggal 12 September 2025, Sushila Karki dilantik sebagai Perdana Menteri sementara oleh Presiden Ram Chandra Poudel.
Pelantikan itupun menjadikan Karki menjadi wanita pertama yang memegang jabatan tersebut.
Mandatnya adalah untuk memulihkan ketertiban, menyelidiki korupsi dan kekerasan terhadap pengunjuk rasa, dan mengawasi pemilihan umum yang akan diadakan pada tanggal 5 Maret 2026.
Presiden Paudel mengumumkan bahwa pemilihan umum parlemen yang baru akan diadakan pada 21 Maret 2026.
Gelombang unjuk rasa di Nepal pecah sejak 8 September 2025.
Protes awalnya dipicu oleh larangan pemerintah terhadap beberapa platform media sosial, tetapi dengan cepat meluas menjadi gerakan yang lebih besar melawan korupsi dan nepotisme politik.
| Komisi I DPR RI Kunjungi Kodam XXIII/PW Tinjau Kesiapan Satuan TNI di Sulteng |
|
|---|
| Hari Terakhir, Ketua DPRD Parimo Alfres Sebut KPPD Perkuat Sinergi Program Nasional dan Daerah |
|
|---|
| Alfres Tonggiroh: KPPD di Akmil Jadi Momentum Tingkatkan Kapasitas dan Wawasan Kepemimpinan |
|
|---|
| Pelanggaran Prajurit TNI Menurun, Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 Resmi Dimulai di Palu |
|
|---|
| SMANOR Tadulako Palu Sabet Juara II Umum Turnamen Pencak Silat Pangdam Palaka Wira |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Sushila-Karki.jpg)