Rabu, 17 Juni 2026

PT Vale

PT Vale Raih Emas OPEXCON 2025, Otomasi Machine Learning Tingkatkan Produksi Nikel dan Tekan Emisi

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota MIND ID, berhasil meraih Gold Achievement pada ajang Operational Excellence Conference (OPEXCON) 2025

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Lisna Ali
handover
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota MIND ID, berhasil meraih Gold Achievement pada ajang Operational Excellence Conference (OPEXCON) 2025 berkat inovasi otomasi pengaturan rasio Silica/Magnesia (S/M) pada slag furnace berbasis machine learning. 

TRIBUNPALU.COM - Industri Nikel Indonesia kembali mencatatkan prestasi global.

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota MIND ID, berhasil meraih Gold Achievement pada ajang Operational Excellence Conference (OPEXCON) 2025 berkat inovasi otomasi pengaturan rasio Silica/Magnesia (S/M) pada slag furnace berbasis machine learning.

Solusi yang dikembangkan tim "Slag Aman Tidur Nyenyak" ini mengatasi masalah historis ketidakstabilan rasio S/M, yang sebelumnya menyebabkan aliran slag tidak optimal dan menghambat produksi.

Tim ini dipimpin oleh Ikra Setya Utama selaku Project Lead, dengan anggota: Yuda Kusumah, Mawaz Rindra Dihari, Amelia Welirangan, Ruti Pusakawati, Syahril Yusuf, dan Fitrian Oddang.

Kolaborasi lintas disiplin inilah yang memungkinkan proyek ini mengintegrasikan analisis proses, otomasi, laboratorium, hingga quality assurance ke dalam satu sistem yang komprehensif.

Baca juga: Film Sampai Titik Terakhirmu Sudah Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis Filmnya

Inovasi ini secara langsung terintegrasi dengan sistem kendali lapangan. 

Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menyatakan penghargaan ini menegaskan posisi Perseroan dalam mengintegrasikan keunggulan operasional, keselamatan, dan teknologi tingkat lanjut.

"Dengan memadukan disiplin proses, keselamatan, dan kecerdasan buatan, kami membuktikan bahwa industri pertambangan di Indonesia dapat berada di garis depan inovasi global," ujar Bernardus.

Implementasi otomasi cerdas ini berhasil meningkatkan S/M compliance dari rata-rata 89 persen menjadi 95 persen.

Perbaikan ini menghilangkan kebutuhan penyesuaian manual 24/7 dan delay pengambilan keputusan yang sebelumnya mencapai 30 hingga 150 menit menjadi nol.

Peningkatan keandalan proses ini diperkirakan memberikan dampak signifikan pada produktivitas, yaitu potensi pemulihan produksi sekitar 182 ton Nikel per tahun.

Baca juga: Percepat Sertipikasi, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah se-Sulsel Ringankan BPHTB bagi Masyarakat

Dampak Strategis dan Lingkungan

Inovasi ini dijalankan melalui pendekatan lintas fungsi yang melibatkan Process Plant Operations, Automation, dan Laboratorium. 

Mereka memanfaatkan data real-time dan neural network untuk membuat keputusan mandiri pada kecepatan conveyor guna menjaga rasio slag optimal.

Secara strategis, pencapaian ini memperkuat posisi Indonesia sebagai pemasok nikel yang andal di tengah transisi energi global dan meningkatnya permintaan nikel untuk baterai kendaraan listrik.

Selain efisiensi produksi, inisiatif ini juga selaras dengan agenda keberlanjutan perusahaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
Live
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved