Kamis, 9 April 2026

BRIN Buka Lowongan CPNS 2026, Ini Formasi Jadi Prioritas

Kabar gembira bagi para pencari kerja dan akademisi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan akan membuka lowongan CPNS 2026.

Editor: Lisna Ali
HANDOVER
Kabar gembira bagi para pencari kerja dan akademisi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan akan membuka lowongan CPNS pada tahun 2026 mendatang. 

TRIBUNPALU.COM - Kabar gembira bagi para pencari kerja dan akademisi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memastikan akan membuka lowongan CPNS pada tahun 2026 mendatang.

Lowongan CPNS 2026 ini berpeluang besar menanti para ilmuwan dan periset. 

Kepala BRIN, Arif Satria, menyatakan bahwa tambahan periset sangat dibutuhkan untuk menutupi kekurangan jumlah peneliti nasional.

"Ya, kita akan berjuang ke Kementerian PANRB agar bisa menambah jumlah periset, khususnya untuk bidang-bidang yang kita perlukan," kata Arif di sela-sela Sidang Terbuka Majelis Pengukuhan Profesor Riset BRIN di Jakarta, Selasa (25/11/2025) dilansir dari berita Antara.

Menurut Arif, Indonesia baru memiliki sekitar 300 peneliti per satu juta penduduk, angka yang sangat minim.

Sebagai perbandingan, beberapa negara maju telah memiliki hingga 4.000 peneliti per satu juta penduduk.

Kesenjangan angka ini menjadi hambatan serius bagi upaya Indonesia memperkuat kapasitas riset.

Adapun beberapa bidang ilmu yang menjadi prioritas rekrutmen periset CPNS 2026 adalah pemuliaan tanaman, nanoteknologi, dan genomics.

Prioritas juga diberikan kepada ahli antariksa, sains material, serta teknologi keberlanjutan.

Baca juga: Tiga Kampus Terbaik Teliti Kawasan Transmigrasi Sigi, Nakertrans Perkuat Riset Pengembangan Palolo

BRIN menegaskan bahwa riset modern tidak lagi mengenal sekat disiplin ilmu, sehingga kolaborasi lintas bidang menjadi krusial.

Oleh karena itu, BRIN juga membuka peluang bagi lulusan ilmu sosial yang dibutuhkan untuk mendukung kajian lintas sektor yang kompleks.

"Saya kira seluruh aspek ini penting, namun yang paling penting adalah dia attached kepada sektor mana. Jadi bisa saja pangan, tapi orang satelit, orang material science," terangnya seperti dikutip dari Antara.

Arif Satria menekankan perlunya talent spotting untuk mendapatkan peneliti tangguh demi mencapai misi BRIN membangun kultur riset yang berdampak.

Dengan penambahan talenta ini, diharapkan ekosistem riset di Indonesia dapat semakin kuat, nyaman, dan menarik bagi para profesional.

Baca juga: Kementerian Haji dan Umrah Sulteng Beroperasi di Asrama Haji Palu, Renovasi Dijadwalkan 2026

Kemenkeu Buka Lowongan

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan merekrut CPNS pada tahun 2026.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved