Rabu, 29 April 2026

Sosok Ade Kuswara Kunang, Bupati Termuda Bekasi yang Terjaring OTT KPK

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, Kamis (18/12/2025).

Editor: Lisna Ali
Bekasikab.go.id
OTT KPK - Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, Kamis (18/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Bekasi pada Kamis (18/12/2025) malam.
  • Sebanyak 10 orang ditangkap, termasuk Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya, HM Kunang.
  • Perkara ini diduga melibatkan konstruksi yang kompleks, yakni irisan antara suap proyek pembangunan dan dugaan pemerasan oleh oknum Kejaksaan terhadap bupati.

TRIBUNPALU.COM - Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (18/12/2025).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan orang nomor satu di Bekasi tersebut.

“Benar, salah satunya (Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang),” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dihubungi wartawan, Jumat (19/12/2025) dini hari.

Selain bupati, KPK juga mengamankan sembilan orang lainnya dalam rangkaian operasi yang sama.

Hingga saat ini, total terdapat 10 orang yang sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Sampai dengan saat ini, tim sudah mengamankan sekitar sepuluh orang,” ujarnya.

KPK mengatakan bahwa status hukum para pihak yang ditangkap akan ditentukan dalam waktu 24 jam.

Baca juga: UMI Bersama Dinkes Aceh Tamiang Pulihkan Harapan Warga Terdampak Bencana

Dipastikan Sudah berada di Gedung KPK

Dikutip dari Tribunnews, Ade Kuswara sudah diamankan di dalam gedung lembaga antirasuah tersebut, namun tidak dibawa masuk melalui akses utama.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu ditangkap bersama sang ayah, HM Kunang.

Sama seperti anaknya, HM Kunang juga sudah berada di dalam Gedung KPK.

Adapun langkah senyap ini diambil lantaran tim penyidik KPK di lapangan masih memiliki target operasi lain yang belum tertangkap, yakni Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) setempat.

"Bupati tadi tidak bisa lewat depan, tapi Bupati sudah di dalam. Tidak bisa lewat depan karena Kajarinya belum dapat," ungkap sumber tersebut, Jumat (19/12/2025) dini hari.

Baca juga: Terpilih Aklamasi, Andi Raharja Limbunan Pimpin POBSI Sulteng

Dugaan Pemerasan hingga Suap Proyek

Kasus yang menjerat Ade Kuswara Kunang ini disinyalir memiliki konstruksi perkara yang kompleks. 

Sumber tersebut mengungkapkan adanya irisan antara dugaan pemerasan dan suap proyek.

Di satu sisi, terdapat indikasi pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum Kejaksaan terhadap Bupati dan ayahnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved