Sabtu, 2 Mei 2026

Operasi Militer AS di Iran Memanas, Enam Tentara Amerika Serikat Gugur

Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command) mengonfirmasi enam prajurit AS tewas dalam operasi militer melawan Iran pada Senin sore.

Tayang:
Editor: Lisna Ali
(AFP)
IRAN VS ISRAEL - Tangkapan layar dari video ledakan serangan Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain. Sebanyak enam prajurit dilaporkan gugur dalam tugas di sebuah pangkalan militer di Kuwait sejak operasi tersebut diluncurkan pada Sabtu lalu. 

TRIBUNPALU.COM - Misi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, memakan korban jiwa pertama dari pihak AS.

Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command) mengonfirmasi enam prajurit AS tewas dalam operasi militer melawan Iran pada Senin sore.

Pengumuman ini disampaikan melalui pernyataan tertulis oleh pihak militer di wilayah tersebut.

Jumlah korban jiwa ini meningkat setelah sebelumnya tiga prajurit dikonfirmasi tewas pada hari Minggu kemarin.

Kematian ini merupakan korban jiwa pertama dari pihak Amerika Serikat sejak dimulainya serangan terhadap Iran pada Sabtu lalu.

Beberapa jam sebelum pengumuman terbaru, Komando Pusat sempat melaporkan kematian prajurit keempat.

Hingga pukul 16.00 waktu Timur (ET) pada Senin, total enam prajurit dinyatakan gugur dalam tugas.

Pihak militer menyatakan baru saja menemukan dan mengevakuasi jenazah dua prajurit yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Kedua jenazah tersebut ditemukan di sebuah fasilitas yang menjadi target serangan awal Iran di kawasan Timur Tengah.

"Baru-baru ini menemukan dan mengevakuasi jenazah dua prajurit yang sebelumnya dinyatakan hilang dari sebuah fasilitas yang terkena serangan awal Iran di kawasan tersebut”.

“Operasi tempur besar masih berlanjut,” kata komando tersebut.

tentara as15
AS DAN ISRAEL - Enam prajurit AS tewas dalam operasi militer melawan Iran pada Senin sore.

Identitas para korban belum diumumkan secara publik demi menghormati privasi keluarga mereka.

Prosedur pengumuman nama baru akan dilakukan 24 jam setelah keluarga terdekat menerima pemberitahuan resmi.

Prajurit keempat dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan akibat luka parah.

Ia terluka dalam serangan awal yang dilancarkan oleh pihak Iran pada hari pertama konflik pecah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved