Sabtu, 25 April 2026

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Trump Ramalkan Masa Jabatan Singkat

Ayatollah Mojtaba Khamenei resmi terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.

Editor: Lisna Ali
WIKIMEDIA COMMONS via WION | Handover/Saudi Gazette
PEMIMPIN IRAN - Mojtaba Khamenei,(kiri) putra kedua dari Ali Khamenei, resmi terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. 

TRIBUNPALU.COM - Ayatollah Mojtaba Khamenei resmi terpilih sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.

Penunjukan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan setelah wafatnya Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari 2026 lalu.

Kabar kepemimpinan tersebut dikonfirmasi media resmi Iran, Tasnimnews.ir, pada Minggu (8/3/2026).

Mojtaba Khamenei kini tercatat sebagai Pemimpin Revolusi Islam ketiga dalam sejarah modern Republik Islam Iran.

Keputusan oleh Majelis Pakar Iran diambil tepat sembilan hari setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel mengguncang Teheran.

Serangan militer tersebut dilaporkan menjadi penyebab kematian Ayatollah Ali Khamenei di ibu kota Iran.

Dilansir dari Aljazeera, sosok Mojtaba Khamenei selama ini dikenal sangat tertutup dari panggung politik praktis.

Ia tercatat tidak pernah mencalonkan diri untuk jabatan publik atau mengikuti pemilihan umum di Iran.

Meski demikian, selama beberapa dekade terakhir, ia menjadi tokoh paling berpengaruh di lingkaran dalam kepemimpinan tertinggi.

Mojtaba dikenal memiliki hubungan yang sangat erat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), kekuatan militer elit Iran.

Baca juga: Profil Mojtaba Khamenei, Sosok Disebut Pengganti Ayatollah Ali Khamenei

Kedekatannya dengan IRGC membuat namanya sering disebut-sebut sebagai calon tunggal pengganti ayahnya.

Mohammad Mehdi Mirbagheri, anggota Majelis Pakar, menyebut proses penunjukan ini telah dilakukan dengan sangat hati-hati.

Hal tersebut diambil guna mencegah terjadinya perpecahan atau penolakan di internal pemerintahan Iran.

IRAN BERDUKA - Khamenei tewas dalam serangan Israel - Amerika.
IRAN BERDUKA - Ali Khamenei tewas dalam serangan Israel - Amerika. (Handover/Saudi Gazette)

Majelis Pakar yang beranggotakan 88 orang tersebut mengklaim telah mencapai suara mayoritas yang signifikan.

Hal itu dipertegas oleh pernyataan Ahmad Alamolhoda, tokoh ultra-konservatif dari kota suci Mashhad, pada Minggu sore.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved