Jumat, 12 Juni 2026

Kemenkeu Pangkas Program Makan Bergizi Gratis Jadi 5 Hari Sepekan, Kecuali Wilayah 3T

Kementerian Keuangan memutuskan untuk menyesuaikan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi lima hari dalam sepekan.

Tayang:
Editor: Lisna Ali
(Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
PROGRAM MBG - Kementerian Keuangan memutuskan untuk menyesuaikan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi lima hari dalam sepekan. 

TRIBUNPALU.COM - Kementerian Keuangan memutuskan untuk menyesuaikan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi lima hari dalam sepekan.

Hal ini diambil sebagai bentuk efisiensi anggaran pemerintah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa efisiensi dilakukan di seluruh kementerian untuk menutup kekurangan anggaran.

“Di tempat lain, di seluruh kementerian ada efisiensi. Ada tahap ketiga yang kita desain untuk menutup kekurangan anggaran yang ada,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

Meskipun jadwal operasional dipangkas, pemerintah menegaskan komitmen untuk tidak memotong total anggaran program unggulan tersebut.

Purbaya menjelaskan bahwa penyesuaian skema ini bertujuan agar pelaksanaan program tetap optimal dan berkelanjutan.

Kebijakan baru tersebut diklaim tidak akan mengurangi kualitas maupun manfaat gizi yang diterima oleh masyarakat.

“Artinya menyesuaikan dengan perkembangan keadaan. Jadi harusnya tidak ada masalah,” katanya.

MBG PALU - Sebanyak 150 keluarga berisiko Stunting di Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah, menerima bantuan Makanan Bergizi Gratis ( MBG ) dari Badan Gizi Nasional (BGN).
MBG PALU - Sebanyak 150 keluarga berisiko Stunting di Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Sulawesi Tengah, menerima bantuan Makanan Bergizi Gratis ( MBG ) dari Badan Gizi Nasional (BGN). (HANDOVER / DISKOMINFO PALU)

Baca juga: Pastikan Sesuai Aturan, Kanwil BPN Sulteng Bahas Permohonan HGU Tiga Perusahaan di Morowali dan Poso

Ia menyebutkan bahwa efisiensi berasal dari internal pelaksana program, yakni Badan Gizi Nasional (BGN).

Pemerintah memberikan ruang bagi BGN untuk mengatur strategi operasional yang lebih hemat tanpa menurunkan standar layanan.

“MBG tidak saya potong. Mereka (BGN) melakukan efisiensi sendiri. Selama ada efisiensinya dan tidak mengurangi kualitas makanannya, saya setuju saja,” ujarnya.

Wilayah 3T Dikecualikan

Namun, terdapat pengecualian khusus bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di seluruh Indonesia.

Daerah dengan prevalensi stunting yang tinggi juga mendapatkan pengecualian dalam pelaksanaan program operasional ini.

Pada wilayah-wilayah prioritas tersebut, program MBG tetap akan dijalankan secara penuh selama enam hari dalam sepekan.

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan pemberian MBG di daerah rentan dilakukan dari hari Senin sampai Sabtu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved