Senin, 13 April 2026

Kemenkeu Cari 380 Petugas Lapangan Bea Cukai, Prioritaskan Lulusan SMA

Kabar gembira bagi lulusan SMA sederajat, Kementerian Keuangan akan segera membuka pendaftaran untuk 380 posisi tenaga teknis

Editor: Lisna Ali
(Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
REKRUTMEN BEA CUKAI - Kabar gembira bagi lulusan SMA sederajat, Kementerian Keuangan akan segera membuka pendaftaran untuk 380 posisi tenaga teknis di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). 

TRIBUNPALU.COM - Kabar gembira bagi lulusan SMA sederajat, Kementerian Keuangan akan segera membuka pendaftaran untuk 380 posisi tenaga teknis di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa rekrutmen akan dipercepat karena tingginya minat pelamar kerja saat ini.

Selain itu, ia menilai penambahan personel operasional di level teknis sudah tidak bisa ditunda lagi demi efektivitas kerja.

Purbaya menegaskan bahwa proses rekrutmen yang sebelumnya berjalan lambat kini didorong untuk segera direalisasikan.

Ia bahkan mengisyaratkan pembukaan lowongan tersebut dapat dilakukan dalam waktu dekat.

“Kita percepat deh (rekrutmen),” kata Purbaya usai menghadiri acara sidang “debottlenecking” di Jakarta, Kamis (9/4/2026), dikutip dari Antara.

Saat ditanya mengenai waktu pelaksanaan, ia menyebut kemungkinan rekrutmen akan dibuka pada bulan ini, meski masih perlu memastikan kembali jadwal finalnya.

“Sepertinya bulan ini,” ujarnya.

Meski demikian, Purbaya mengakui bahwa rencana rekrutmen tersebut sebenarnya telah lama bergulir.

Namun hingga kini belum juga dieksekusi, sehingga ia meminta agar prosesnya segera dipercepat.

“Nanti saya cek lagi dengan itu. Udah lama itu wacananya, cuma saya tanya kok tidak di eksekusi-eksekusi,” kata Purbaya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa skema rekrutmen ini tidak sepenuhnya sama dengan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) umumnya.

Formasi yang dibuka akan difokuskan untuk mengisi kebutuhan tenaga teknis di lapangan, bukan posisi struktural.

“Ini (rekrutmen) Bea Cukai tapi yang didesain untuk yang di lapangan. Kalau yang itu (CPNS) kan jadi bos yang S1 kan jadi bos, naik-naik jadi bos. Nanti di lapangannya kita tidak ada, jadi kita membentuk pasukan di lapangan. Jadi lulusannya SMA,” tuturnya.

Menurut Purbaya, kebutuhan tenaga lapangan menjadi sangat penting untuk mendukung operasional DJBC.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved