Rabu, 6 Mei 2026

Haji 2026

Kartu Nusuk Bak 'Nyawa' Jemaah Haji, Wajib Dibawa ke Mana pun

Tanpa Kartu Nusuk, Jemaah Haji tidak dapat mengakses layanan serta memasuki Makkah dan tempat suci (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Tayang:
Editor: mahyuddin
Handover/MCH 2026
JEMAAH HAJI INDONESIA - Jemaah Haji diimbau agar selalu membawa atau memakai Kartu Nusuk setiap kali bepergian ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Kartu Nusuk merupakan dokumen identitas digital resmi atau smart card yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. 

TRIBUNNEWS.COM - Jemaah Haji diimbau agar selalu membawa atau memakai Kartu Nusuk setiap kali bepergian ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Kartu Nusuk merupakan dokumen identitas digital resmi atau smart card yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Kartu itu wajib dimiliki lantaran memuat data jemaah, mempermudah identifikasi, serta mencegah jemaah ilegal.

Tanpa Kartu Nusuk, Jemaah Haji tidak dapat mengakses layanan serta memasuki Makkah dan tempat suci (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

"Boleh dikata, Kartu Nusuk nyawa kedua setelah paspor dan nusuk. Jadi seluruh jemaah harus memiliki kartu nusuk," kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah PPIH Arab Saudi Ihsan Faisal, Sabtu (25/4/2026).

Baca juga: Pemprov Sulteng Kucurkan Rp12 Miliar untuk Dukung Operasional Haji 2026

Dokumen itu wajib melekat pada jemaah seiring kebijakan otoritas Arab Saudi yang memperketat sistem keamanan pada musim Haji 2026.

Oleh karena itu, Ihsan mengingatkan agar Jemaah Haji selalu membawa Kartu Nusuk ke mana pun mereka pergi, terutama ketika beraktivitas di luar hotel.

Pasalnya, Kartu Nusuk menjadi syarat utama untuk masuk ke beberapa tempat, termasuk di Masjidil Haram dan di Masjid Nabawi.

"Bahkan mau masuk ke Raudhah dan sebagainya, sekarang harus memakai kartu nusuk," tutur Ihsan.

Pantauan Tribunnews.com Kamis (23/4/2026), sejumlah petugas keamanan atau askar melakukan pemeriksaan acak (random checking) terhadap jemaah yang berada di Masjidil Haram.

Bukan hanya di Masjidil Haram, pengecekan acak juga dilakukan di Masjid Nabawi. 

Petugas keamanan menanyakan kepemilikan Kartu Nusuk maupun visa haji yang sah untuk memastikan legalitas keberadaan jemaah di area ibadah.

Dibagikan di Embarkasi

Tahun ini, pembagian Kartu Nusuk sejak Jemaah Haji berada di Indonesia.

Mereka akan menerima Kartu Nusuk yang didistribusikan dua syarikah yaitu Syarikah Dhiyuful Bait dan Mashariq saat masuk ke asrama haji.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved