Haji 2026
Kartu Nusuk Bak 'Nyawa' Jemaah Haji, Wajib Dibawa ke Mana pun
Tanpa Kartu Nusuk, Jemaah Haji tidak dapat mengakses layanan serta memasuki Makkah dan tempat suci (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
TRIBUNNEWS.COM - Jemaah Haji diimbau agar selalu membawa atau memakai Kartu Nusuk setiap kali bepergian ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.
Kartu Nusuk merupakan dokumen identitas digital resmi atau smart card yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
Kartu itu wajib dimiliki lantaran memuat data jemaah, mempermudah identifikasi, serta mencegah jemaah ilegal.
Tanpa Kartu Nusuk, Jemaah Haji tidak dapat mengakses layanan serta memasuki Makkah dan tempat suci (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
"Boleh dikata, Kartu Nusuk nyawa kedua setelah paspor dan nusuk. Jadi seluruh jemaah harus memiliki kartu nusuk," kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah PPIH Arab Saudi Ihsan Faisal, Sabtu (25/4/2026).
Baca juga: Pemprov Sulteng Kucurkan Rp12 Miliar untuk Dukung Operasional Haji 2026
Dokumen itu wajib melekat pada jemaah seiring kebijakan otoritas Arab Saudi yang memperketat sistem keamanan pada musim Haji 2026.
Oleh karena itu, Ihsan mengingatkan agar Jemaah Haji selalu membawa Kartu Nusuk ke mana pun mereka pergi, terutama ketika beraktivitas di luar hotel.
Pasalnya, Kartu Nusuk menjadi syarat utama untuk masuk ke beberapa tempat, termasuk di Masjidil Haram dan di Masjid Nabawi.
"Bahkan mau masuk ke Raudhah dan sebagainya, sekarang harus memakai kartu nusuk," tutur Ihsan.
Pantauan Tribunnews.com Kamis (23/4/2026), sejumlah petugas keamanan atau askar melakukan pemeriksaan acak (random checking) terhadap jemaah yang berada di Masjidil Haram.
Bukan hanya di Masjidil Haram, pengecekan acak juga dilakukan di Masjid Nabawi.
Petugas keamanan menanyakan kepemilikan Kartu Nusuk maupun visa haji yang sah untuk memastikan legalitas keberadaan jemaah di area ibadah.
Dibagikan di Embarkasi
Tahun ini, pembagian Kartu Nusuk sejak Jemaah Haji berada di Indonesia.
Mereka akan menerima Kartu Nusuk yang didistribusikan dua syarikah yaitu Syarikah Dhiyuful Bait dan Mashariq saat masuk ke asrama haji.
| Pemprov Sulteng Kucurkan Rp12 Miliar untuk Dukung Operasional Haji 2026 |
|
|---|
| 1.751 Calon Jemaah Haji Sulteng Siap Berangkat ke Tanah Suci Mei 2026 |
|
|---|
| Jemaah Lansia Dapat Menu Khusus, Sesuai Kebutuhan dan Tekstur |
|
|---|
| Jamaah Haji Embarkasi Yogyakarta dan Jakarta Bakal Tiba Perdana di Madinah |
|
|---|
| 163 Calon Jemaah Haji dari Banggai Diberangkatkan 11 Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Jemaah-Haji-Indonesia-2026-di-Madinah.jpg)