DPR RI
Respons Ancaman Gempa Selatan Jawa, Matindas J Rumambi Desak Mitigasi Masuk Program Strategis
Anggota Komisi VIII DPR RI, Matindas J Rumambi, menanggapi serius hasil kajian terbaru terkait potensi risiko bencana besar di Indonesia.
TRIBUNPALU.COM - Anggota Komisi VIII DPR RI, Matindas J Rumambi, menanggapi serius hasil kajian terbaru terkait potensi risiko bencana besar di Indonesia.
Ia menegaskan bahwa setiap temuan ilmiah mengenai kebencanaan tidak boleh hanya berakhir sebagai tumpukan dokumen akademik di meja pejabat.
Matindas mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera mengubah hasil kajian tersebut menjadi langkah kebijakan yang nyata dan konkret.
Salah satu poin yang disorot adalah potensi gempa bermagnitudo 8,7 di zona subduksi selatan Jawa yang berisiko memicu tsunami.
Menurut legislator Fraksi PDI Perjuangan ini, data tersebut harus menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Kajian ini bukan sekadar bahan bacaan, data dan analisis risiko yang telah disusun menjadi dasar penting dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional,” ujar Matindas.
Baca juga: Bupati Poso Apresiasi Sinergi Kejaksaan Tinggi dan Pemerintah Daerah Sulteng
Ia menilai Indonesia yang berada di jalur cincin api (ring of fire) membutuhkan sistem Mitigasi yang jauh lebih terukur dan sistematis.
Matindas mendorong agar kebijakan pembangunan di masa depan benar-benar memperhatikan peta kerawanan di setiap wilayah Indonesia.
“Paradigmanya penanganan bencana harus diubah menjadi mitigasi dan kesiapsiagaan sejak awal,” tegas legislator asal daerah pemilihan Sulawesi Tengah tersebut.
Ia juga meminta pemerintah memperluas kajian risiko ke daerah lain agar tercipta kebijakan penanggulangan bencana berbasis risiko.
Baca juga: Harga Emas Hari Ini Senin 27 April 2025, Emas Antam Turun Rp16 Ribu/Gr di Awal Pekan, Ini Daftarnya
Langkah ini dianggap penting untuk melindungi masyarakat melalui infrastruktur yang tahan bencana serta penataan tata ruang yang tepat.
Matindas mengingatkan bahwa koordinasi lintas sektor dan penguatan anggaran di daerah sering kali menjadi hambatan dalam implementasi mitigasi.
“Upaya perlindungan terhadap masyarakat harus dilakukan secara lebih komprehensif, terencana, dan berkelanjutan,” pungkas Matindas J Rumambi.(*)
Update informasi lainnya di Facebook, Instagram, Tiktok dan WA Channel
| Matindas J Rumambi Ingatkan Dampak Kenaikan Sembako dan BBM Terhadap Rakyat |
|
|---|
| Sambangi Kanwil Kemenhaj Sulteng, Matindas J Rumambi Tinjau Kesiapan Haji 2026 |
|
|---|
| Anggota DPR RI Matindas J Rumambi Desak Pemerintah Daerah di Sulteng Perkuat Pengendalian Banjir |
|
|---|
| Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas J Rumambi Desak Penguatan Kebijakan Prabencana |
|
|---|
| Matindas J Rumambi Minta Bupati di Sulteng Genjot Pembaruan Data DTSEN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Matindas-J-Rumambi-di-di-DPR-RI-2025.jpg)