Rabu, 13 Mei 2026

PT Vale

PT Vale dan Pemkab Lutim Deklarasikan Program Sekolah Bersinar di 37 SMA

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan BNN Provinsi Sulawesi Selatan mendeklarasikan Program Bersih Narkoba

Tayang:
Editor: Lisna Ali
Handover
PROGRAM PT VALE - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan BNN Provinsi Sulawesi Selatan mendeklarasikan Program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) 

TRIBUNPALU.COM - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan BNN Provinsi Sulawesi Selatan mendeklarasikan Program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) di Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Program ini melibatkan 37 Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Luwu Timur sebagai langkah menciptakan ruang aman bagi generasi muda dari ancaman zat terlarang.

Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam melindungi pelajar dari penyalahgunaan narkotika yang kian serius di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data BNN, Sulawesi Selatan saat ini menempati posisi keempat sebagai provinsi dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia.

Inisiatif ini mendorong siswa menjadi agen perubahan dan pelopor hidup sehat, yang diawali dengan seleksi duta pelajar anti narkoba sejak tahun lalu.

Terdapat lima sekolah yang meraih apresiasi sebagai Sekolah Bersinar, di antaranya SMAN 1 Lutim, SMAN 3 Lutim, SMAN 6 Lutim, SMAN 10 Lutim, dan SMAN YPS Sorowako.

Baca juga: Harga Terbaru HP Oppo Mei 2026: Oppo Find N5, Oppo A6 Pro, Oppo Reno 15 Pro Max, Oppo Find X9 Pro

Senior Coordinator PPM Health PT Vale Indonesia, Baso Haris, mengatakan bahwa perusahaan hadir sebagai mitra untuk membangun ketahanan sosial di daerah.

Sinergi ini bertujuan memberikan ketenangan bagi orang tua dengan memastikan sekolah menjadi benteng pertahanan yang kuat.

"Bagi kami, investasi terbaik untuk masa depan bangsa terletak pada upaya kolaboratif dalam perlindungan generasi muda," ujar Baso Haris.

Ia menambahkan bahwa PT Vale berkomitmen memastikan anak-anak di Luwu Timur tumbuh di lingkungan yang aman dan sehat.

"Kami ingin setiap orang tua merasa tenang karena sekolah telah menjadi benteng pertahanan yang kuat dari ancaman narkotika," tegas Baso.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menekankan pentingnya keberanian siswa untuk menolak serta melaporkan penyalahgunaan narkoba di sekolah.

Baca juga: Rupiah Ambruk ke Level Tertinggi Sejarah, Sentuh Rp17.505 per Dolar AS

Deklarasi ini diintegrasikan dengan program nasional ANANDA guna membekali siswa dengan pemahaman mendalam mengenai bahaya narkotika.

Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Agung Prabowo, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang menjaga generasi muda di Luwu Timur.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal pergerakan bersama untuk menjaga generasi kita,” ungkap Agung Prabowo.

Ia menambahkan bahwa fokus gerakan ini adalah memerangi kejahatannya sembari terus mendidik generasi penerus dan menumbuhkan harapan baru.(*)

Update informasi lainnya di Facebook, Instagram, Tiktok dan WA Channel

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved