Berita Viral
Dipolisikan Mama Yasinta, Tim Film Pesta Babi Angkat Bicara, Minta Publik Tak Menghakimi
Rumah produksi Watchdoc bersama tim kolaborasi film Pesta Babi akhirnya klarifikasi terkait laporan yang dilayangkan aktivis Papua, Mama
TRIBUNPALU.COM - Rumah produksi Watchdoc bersama tim kolaborasi film Pesta Babi akhirnya klarifikasi terkait laporan yang dilayangkan aktivis Papua, Mama Yasinta Moiwend.
Melalui pernyataan di akun Instagram Watchdoc pada Sabtu (30/5/2026), tim produksi meminta masyarakat tidak terburu-buru memberikan penilaian buruk.
Mereka berharap publik bisa menahan diri dan tidak menghakimi sikap pejuang lingkungan asal Papua tersebut yang kini berbalik melawan mereka.
Tim kolaborasi menegaskan bahwa mereka sangat memahami rekam jejak panjang Mama Yasinta dalam menyuarakan hak-hak masyarakat adat di Tanah Cenderawasih.
“Mama Yasinta Moiwend adalah seorang tokoh perempuan adat Malind yang sudah lama berjuang untuk diri dan komunitasnya, jauh sebelum proses pembuatan film dokumenter ini berlangsung,” tulis tim kolaborasi dalam keterangannya.
Pihak produser mengtakan bahwa penghormatan terhadap dedikasi Mama Yasinta tidak akan berubah meski saat ini memicu perdebatan.
Mereka mengimbau netizen agar tidak memanfaatkan momentum ini untuk menyudutkan atau menyerang pribadi wanita berusia 62 tahun itu.
“Kami tim kolaborasi film Pesta Babi menghormati apa pun sikap Mama Yasinta saat ini dan meminta publik untuk tidak menyudutkan atau menghakimi beliau," lanjut pernyataan tersebut.
Di sisi lain, tim produksi mengaku masih terus menganalisis dan berusaha memahami penyebab mendasar dari perubahan sikap Mama Yasinta yang terkesan mendadak.
Di sisi lain, tim mengungkapkan bahwa hingga saat ini mereka belum memperoleh kesempatan untuk berbicara langsung dengan Mama Yasinta.
Upaya komunikasi disebut masih terus dilakukan sejak video pernyataannya beredar pada 23 Mei 2026.
“Setelah videonya beredar pada Sabtu malam, 23 Mei lalu, hingga mendatangi Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya pada Jumat, 29 Mei, Mama Yasinta belum dapat dihubungi atau ditemui langsung,” tulis mereka.
Selain mencoba menghubungi Mama Yasinta secara langsung, tim juga menjalin komunikasi dengan keluarga guna mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai situasi yang terjadi.
“Kami terus berusaha membangun komunikasi dengan Mama Yasinta dan berkoordinasi dengan keluarganya,” demikian pernyataan tim kolaborasi.
Baca juga: Protes Wajahnya Muncul Diduga Tanpa Izin di Film Pesta Babi, Mama Yasinta Lapor Polisi
Soroti Persoalan Masyarakat Adat Papua
Lebih jauh, tim kolaborasi menilai perhatian publik seharusnya tidak hanya terpusat pada polemik yang sedang berlangsung.
| Protes Wajahnya Muncul Diduga Tanpa Izin di Film Pesta Babi, Mama Yasinta Lapor Polisi |
|
|---|
| Temui Orang Tua Pacar Setelah Digugat Rp400 Juta, Briptu Alim Mengaku Ingin Lanjutkan Pernikahan |
|
|---|
| Nasib Briptu Alim Oknum Densus 88, Tetiba Batalkan Pernikahan, Dituntut Rp400 Juta dan Desak Dipecat |
|
|---|
| Satu Lagi Korban Asusila Ashari di Pati Melapor, Sempat Diam Karena Takut, Diduga Beraksi Sejak 2013 |
|
|---|
| Usai Viral Dicurangi Juri LCC, Josepha Alexandra Diundang Wapres Gibran dan Dapat Beasiswa ke China |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/yasinta265.jpg)