Palu Hari Ini
Jauh dari Target Nasional, Stunting Capai 25,6 Persen di Kota Palu
Rapat tersebut dihadiri oleh pengurus TP-PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Palu, para lurah, camat, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.
TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kota Palu terus mengintensifkan langkah strategis dalam menurunkan angka Stunting yang kini mencapai 25,6 persen.
Angka tersebut masih jauh di atas target nasional sebesar 14 persen, sehingga mendorong pemkot memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Langkah ini menjadi pembahasan jajaran Pemkot Palu dalam rapat lanjutan penanganan Stunting yang digelar di Ruang Rapat Bantaya, Kantor Wali Kota Palu, Jl Balai Kota, Keluraham Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Senin (22/09/2025).
Baca juga: Prakiraan Cuaca Selasa 23 September 2025 di Sulawesi Tengah, Kota Palu Diguyur Hujan Ringan
Rapat tersebut dihadiri oleh pengurus TP-PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Palu, para lurah, camat, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.
Dalam pertemuan tersebut, ditekankan pentingnya implementasi rencana aksi yang sebelumnya telah diminta kepada seluruh TP-PKK kelurahan dan kecamatan.
Rencana aksi tersebut harus dikonsolidasikan dari tingkat bawah dan dilaporkan secara berjenjang hingga ke TP-PKK Kota, untuk memastikan strategi yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan lapangan.
Rapat ini juga menyoroti tren naik-turunnya angka stunting di Kota Palu.
Baca juga: Skema Baru CASN 2026, Diprediksi Bakal Buka Hingga 400 Posisi, Ini Daftarnya
Berdasarkan catatan, angka stunting sempat turun ke 21 persen pada tahun 2023, namun kembali meningkat ke angka 25,6 persen di tahun berjalan.
Hal ini menunjukkan perlunya evaluasi dan penguatan koordinasi antar pihak terkait.
Peran strategis TP-PKK sebagai garda terdepan dalam penanganan stunting juga menjadi fokus utama.
Untuk memperkuat struktur dan tanggung jawab, akan diterbitkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan Ketua TP-PKK kecamatan dan kelurahan sebagai Ketua Satgas Penanganan Stunting di wilayah masing-masing.
Pemkot meminta TP-PKK untuk menggerakkan seluruh kader dalam pemantauan kondisi balita dan ibu hamil, serta aktif melakukan edukasi gizi dan kebersihan lingkungan di masyarakat.
Dalam rapat tersebut, sejumlah TP-PKK dari kecamatan dan kelurahan yang telah ditunjuk memaparkan rencana aksi mereka.
Baca juga: Tarian Kolosal Meriahkan Pembukaan MTQ Banggai, Libatkan Siswi Kristiani dan Hindu
Presentasi ini menjadi bagian penting dalam mengevaluasi kesiapan strategi serta menguatkan sinergi untuk menekan angka stunting secara lebih efektif.
Pemerintah Kota Palu menargetkan penurunan signifikan angka stunting dalam waktu dekat, sejalan dengan komitmen menjadikan Palu sebagai kota yang sehat, berdaya saing, dan ramah anak.
| BPOM Dukung Label Nutri-Level di Minuman Kemasan, Bantu Kendalikan Konsumsi GGL |
|
|---|
| BMKG Gelar Sekolah Lapang Meteorologi Penerbangan di Palu, Perkuat Keselamatan Penerbangan |
|
|---|
| 42 Sekolah Kota Palu Diproyeksikan Jadi Rujukan Google, Tunggu Bantuan Chromebook |
|
|---|
| Kader Posyandu Terima Insentif dari PT CPM, Nur Lailah: Ini Penyemangat Kami |
|
|---|
| Satpol PP Palu Ingatkan Siapapun Pelanggar Aturan Kebersihan Akan Ditindak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Stunting-Sentuh-256-Persen-Aksi-Nyata-Digalakkan-di-Kota-Palu.jpg)