Palu Hari Ini
Dishub Palu Bakal Bangun 30 Halte dan 100 Bus Stop, Trans Palu Akan Kembali 2026
Ditemukan bahwa beberapa pengemudi Bus Transpalu masih berhenti di sembarang tempat, sehingga menyulitkan penumpang.
TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Perhubungan Kota Palu resmi menghentikan sementara operasional Bus Trans Palu terhitung mulai Senin, 20 Oktober 2025.
Penghentian ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap jalur pelayanan dan pembangunan infrastruktur penunjang seperti halte dan bus stop.
Kepala Dishub Kota Palu, Trisno Yunianto, menjelaskan bahwa penghentian sementara ini bukan disebabkan oleh kurangnya minat masyarakat terhadap layanan Bus Trans Palu.
Baca juga: Ramalan Zodiak Rabu 22 Oktober 2025: Taurus Hati-hati Berbicara, Libra Bersama Keluarga
Sebaliknya, langkah ini diambil untuk menghadirkan sistem transportasi yang lebih efisien dan nyaman.
"Pelayanan ini dihentikan sementara agar lebih efektif dan efisien. Saat ini sedang berlangsung proses pembangunan halte dan bus stop yang menjadi kebutuhan utama masyarakat," ujar Trisno saat diwawancarai, Senin (20/10/2025).
Dishub menargetkan pembangunan sekitar 30 halte dan 100 titik bus stop baru, dilengkapi dengan rambu serta lampu penanda agar lebih mudah dikenali, bahkan pada malam hari.
Baca juga: Gubernur Anwar Hafid Buka Open Tournament BERANI Cup 2025
Sebagian pembangunan halte juga merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
Menurut Trisno Yunianto, halte yang ada sebelumnya sangat tidak layak dan membuat penumpang harus menunggu dalam kondisi yang tidak nyaman.
"Tempat menunggu penumpang sebelumnya sangat tidak layak, panas dan tidak ada tempat duduk. Karena itu halte dan bus stop wajib dibangun agar pelayanan lebih manusiawi dan efisien,” jelasnya.
Selain infrastruktur, Dishub juga tengah mengevaluasi jalur atau koridor pelayanan Bus Transpalu. Salah satu rute yang akan diperkuat adalah koridor Palu–Pantoloan, yang sebelumnya hanya dilayani oleh 3 armada dan akan dikembalikan menjadi 10 armada.
Rute baru juga akan dibuka ke wilayah Watusampu, sesuai arahan Wali Kota Palu.
Baca juga: Pelayanan Bus Trans Palu Dihentikan Sementara, Target Kembali Beroperasi Januari 2026
Meski wilayah tersebut sebelumnya belum terjangkau Bus Transpalu, Dishub melihat potensi dan kebutuhan masyarakat di sana.
"Pak Wali Kota mengarahkan agar dibuka jalur ke Watusampu. Meskipun ada bus dari Donggala yang lewat, tarif kami hanya Rp5.000 sementara mereka Rp10.000. Jadi masyarakat tetap punya pilihan yang lebih terjangkau,” kata Trisno.
Untuk menghindari tumpang tindih jalur dengan bus dari Kabupaten Donggala, Dishub Palu akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah agar rute masing-masing layanan lebih tertib.
"Kami akan koordinasikan kembali, agar bus Donggala cukup menurunkan penumpang di Terminal Tipo. Jika kami sudah membuka jalur ke Watusampu tentu tidak bisa tumpang tindih," tambahnya.
Kota Palu
Bus Trans Palu
Dinas Perhubungan Kota Palu
Dishub
Trisno Yunianto
Corporate Social Responsibility (CSR)
Wali Kota Palu
Palu–Pantoloan
Watusampu
| Harga Tiket Pesawat Rute Kota Palu Naik, Garuda Indonesia Sebut Faktor Avtur |
|
|---|
| Kota Palu Catat 542 Kasus Suspek Campak, Terbanyak di Sulteng |
|
|---|
| Wajibkan ASN Naik Bus Trans Palu, Hadianto Rasyid: Kendaraan Dinas Parkir di Kantor |
|
|---|
| Program Kerja ke Jepang 2026 Dibuka, Pemuda Palu Bisa Ikut SSW |
|
|---|
| ASN Palu Jalani WFH dan WFA Dua Hari dalam Sepekan, Ini Aturan dan Tujuannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/PaluPantoloan.jpg)