Selasa, 19 Mei 2026

Palu Hari Ini

Penjual Parcel Musiman Mulai Ramai Jelang Nataru 2025 di Kota Palu

Di kawasan tersebut, terdapat sedikitnya tiga toko yang mulai memajang berbagai jenis parcel dengan aneka pilihan dan rentang harga.

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
PERAYAAN NATAL DAN TAHUN BARU - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pedagang parcel musiman mulai bermunculan di sejumlah titik di Kota Palu. Salah satu lokasi yang setiap tahun menjadi pusat penjualan parcel berada di Jl Gajah Mada, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pedagang parcel musiman mulai bermunculan di sejumlah titik di Kota Palu.

Salah satu lokasi yang setiap tahun menjadi pusat penjualan parcel berada di Jl Gajah Mada, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat

Di kawasan tersebut, terdapat sedikitnya tiga toko yang mulai memajang berbagai jenis parcel dengan aneka pilihan dan rentang harga.

Baca juga: BPN Sulteng Perkuat Koordinasi Penanganan Putusan Pengadilan Pertanahan melalui Rapat Ekspose

Pantauan TribunPalu.com, isi parcel yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari perabotan rumah tangga, alat elektronik, hingga camilan berbagai merek.

Semua produk itu dikemas menarik untuk dijadikan bingkisan pada momen Natal dan Tahun Baru.

Salah satu pedagang parcel, Hamzah, mengatakan harga yang ditawarkan bervariasi, menyesuaikan isi dalam paket.

“Kalau di sini harga macam-macam, mulai dari Rp150 ribu sampai Rp2 juta yang paling mahal, tergantung isinya,” ujar Hamzah kepada TribunPalu.com, Selasa, (9/12/2025).

Ia menyebutkan, puncak penjualan biasanya terjadi sekitar sepuluh hari sebelum Natal. Pada periode itu, permintaan meningkat signifikan.

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Targetkan Penuntasan Konsolidasi Tanah 2025 di Seluruh Indonesia

“Paling ramai itu sepuluh hari sebelum Natal. Seperti tahun lalu bisa laku puluhan parcel,” tambahnya.

Selain melayani pembeli dari Kota Palu, pedagang juga menyediakan jasa pengiriman parcel ke berbagai daerah di Sulawesi Tengah.

“Kami juga kirim keluar kota, bisa ke Banggai, Poso, Parigi, pokoknya asal masih Sulteng,” kata Hamzah.

Diketahui, tradisi memberikan parcel menjelang Natal dan Tahun Baru telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. 

Baca juga: Kementerian ATR/BPN Revisi Peraturan Tata Ruang Agar Resilient terhadap Bencana dan Perubahan Iklim

Bingkisan tersebut menjadi simbol kepedulian, syukur, serta bentuk menjaga hubungan baik antarkeluarga maupun relasi kerja. 

Kini bentuk parcel semakin beragam dengan hadirnya hampers bertema Natal yang dikemas kreatif oleh pelaku UMKM.

Meski demikian, pemberian parcel memiliki etika tertentu bagi aparatur atau pejabat publik karena berkaitan dengan aturan gratifikasi. 

Bagi masyarakat umum, tradisi ini tetap menjadi cara mempererat keakraban dan berbagi sukacita di penghujung tahun.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved