Kamis, 23 April 2026

Hotel Santika Palu

Hotel Santika Palu Angkut 150 Kg Sampah dari Bibir Pantai Talise

Hotel Santika Palu berhasil mengumpulkan sedikitnya 150 kilogram sampah plastik dan beling dalam aksi bersih-bersih di kawasan pesisir Pantai Talise

Penulis: Robit Silmi | Editor: Lisna Ali
TribunPalu.com/Robit
SANTIKA SAHABAT BUMI - Karyawan Hotel Santika Palu memungut sampah plastik dan botol kaca di sela bebatuan tanggul pemecah ombak Teluk Palu, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Minggu (14/12/2025), dalam program Santika Sahabat Bumi. 

TRIBUNPALU.COM - Hotel Santika Palu berhasil mengumpulkan sedikitnya 150 kilogram sampah plastik dan beling dalam aksi bersih-bersih di kawasan pesisir Pantai Talise, Kota Palu, Minggu (14/12/2025).

Aksi ini merupakan bagian dari program berkelanjutan "Santika Sahabat Bumi" untuk menjaga kelestarian ekosistem Teluk Palu.

Sebanyak 22 karyawan dikerahkan untuk menyisir area sepanjang 150 meter di Kampung Nelayan, Kecamatan Mantikulore.

Hasilnya, tim relawan mengamankan 21 kantong sampah besar yang didominasi oleh plastik kemasan, botol kaca, serta pecahan beling yang terselip di celah bebatuan tanggul.

General Manager Hotel Santika Palu, Buntoro Basuki Rahmat, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk konsistensi perusahaan dalam penyelamatan lingkungan pesisir di penghujung tahun 2025.

“Di penghujung tahun 2025 ini kami tetap konsisten melanjutkan program Santika Sahabat Bumi. Di lokasi yang sama, Teluk Palu, kami kembali membersihkan sampah plastik karena kami sadar penyelamatan lingkungan adalah hal utama,” ujar Buntoro.

Baca juga: Sekda Sulteng Buka BKOW Fair 2025, Dorong Perempuan Terus Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Ia menyoroti peningkatan volume sampah, terutama yang terjepit di sela-sela batu sehingga sulit dibersihkan.

“Kami sadar penyelamatan lingkungan adalah hal utama. Sampah di sela batu sangat memprihatinkan karena pecahan beling bisa melukai siapa saja. Mari kita berbenah agar Palu tetap bersih dan menjadi kota percontohan,” jelas Buntoro.

Selain faktor kesadaran pengunjung yang masih rendah, minimnya fasilitas tempat sampah di sepanjang Teluk Palu dinilai menjadi salah satu pemicu menumpuknya limbah.

Buntoro pun mengimbau masyarakat untuk membawa pulang kembali sampah mereka setelah beraktivitas di pantai.

“Mari kita jaga Palu tetap bersih agar jiwa kita juga bersih. Dengan lingkungan yang bersih, udara bersih, kita bisa bersatu dengan alam dan menjadikan Palu sebagai kota percontohan yang bersih,” tambahnya.

Hotel Santika Palu berkomitmen untuk tetap konsisten menjalankan program bakti sosial ini pada tahun 2026 mendatang sebagai langkah nyata mitigasi kerusakan lingkungan dan pencegahan bencana alam.

Baca juga: Polwan Polda Sulteng Akyko Micheel Raih Medali Perunggu Teqball di SEA Games 2025

Buntoro menegaskan, program bakti sosial ini akan terus dilanjutkan pada tahun mendatang sebagai bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan, terlebih melihat maraknya bencana alam di berbagai daerah di Indonesia.

“Tahun depan insyaallah kami akan tetap konsisten menjalankan program ini. Banyak bencana yang terjadi belakangan ini adalah akibat kerusakan lingkungan. Karena itu, mari kita berbenah dan lebih peduli,” tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved