Senin, 13 April 2026

Palu Hari Ini

RSUD Undata Palu Siap Terapkan Sistem KRIS Tahun 2026

Pembangunan gedung beserta fasilitas penunjang untuk sistem KRIS telah selesai dan siap digunakan setelah peresmian.

Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com/Robit/Robit Silmi
Gedung Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) RSUD Undata Palu yang telah rampung dan siap digunakan, dengan fasilitas rawat inap berstandar nasional untuk seluruh peserta JKN. 

TRIBUNPALU.COM, PALU – RSUD Undata Palu mempersiapkan penerapan sistem layanan rawat inap baru, yakni Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) pada tahun 2026.

Pembangunan gedung beserta fasilitas penunjang untuk sistem KRIS telah selesai dan siap digunakan setelah peresmian.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Undata Palu, Muhammad Natsir, memastikan bahwa secara fisik gedung dan fasilitas untuk KRIS sudah siap. 

Baca juga: Melalui Evaluasi Kinerja, Kanwil BPN Sulteng Siapkan Langkah Strategis Penanganan Sengketa 2026

“Insya Allah tahun ini sudah bisa digunakan. Secara pembangunan dan fasilitas sudah siap, tinggal menunggu peresmian dan melengkapi beberapa hal kecil yang masih kurang,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

KRIS dirancang untuk menggantikan kelas rawat inap 1, 2, dan 3 dengan standar fasilitas yang lebih merata untuk seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Satu gedung khusus telah disiapkan untuk penerapan sistem ini, terdiri dari dua lantai dengan 16 ruangan, masing-masing dilengkapi empat tempat tidur pasien, menyediakan total 64 bed.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Undata Palu, dr Muhammad Natsir
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Undata Palu, dr Muhammad Natsir (TribunPalu.com/Robit Silmi)

Setiap ruangan dilengkapi dengan fasilitas yang lebih baik, seperti sistem oksigen sentral, ruang isolasi, dan fasilitas sirkulasi udara yang memadai.

Baca juga: RKAB 2026 Disetujui, PT Vale Indonesia Jamin Keberlanjutan Investasi Nikel Nasional

Selain itu, jarak antar tempat tidur pasien dijaga minimal 1,5 meter, serta pencahayaan alami dan buatan yang cukup.

Sistem ini juga memperhatikan kenyamanan pasien dengan adanya alat pemanggil perawat yang terletak di atas kepala pasien, serta ruang perawatan yang disesuaikan berdasarkan jenis kelamin, usia, dan jenis penyakit.

Penerapan KRIS ini sejalan dengan program Berani Sehat yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di provinsi tersebut.

RSUD Undata Palu, sebagai rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Tengah, berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan demi kenyamanan pasien dan keberhasilan program kesehatan regional.

“Ini adalah langkah besar dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Sulawesi Tengah,” tambah dr. Muhammad Natsir.

Baca juga: Bappenas–Pemprov Sulteng Bahas Hilirisasi Kelapa dan Potensi Danau Paisupok

Dengan adanya KRIS, diharapkan pelayanan rawat inap di RSUD Undata Palu akan lebih efisien, merata, dan memenuhi standar kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved