Kamis, 7 Mei 2026

Palu Hari Ini

DLH Palu Tangani 88 Persen Sampah, 12 Persen Masih Jadi Pekerjaan Rumah

DLH Palu saat ini memiliki sekitar 70 armada pengangkut sampah, sementara kebutuhan ideal mencapai 97 armada. 

Tayang:
Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu.com/Zulfadli
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Ibnu Mundzir, saat ditemui di Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, Rabu (28/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • DLH Kota Palu mampu menangani 88 persen dari total produksi sampah, sementara 12 persen masih menjadi tantangan.
  • Kekurangan armada pengangkut sampah (70 tersedia dari ideal 97) menjadi salah satu faktor belum tertangannya sampah.
  • DLH memiliki hampir 7.000 petugas kebersihan yang tersebar di 46 kelurahan dan menerapkan sistem digital untuk mendukung pengelolaan sampah.

TRIBUNPALU.COM, PALU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu menyatakan, pihaknya saat ini mampu menangani sekitar 88 persen dari total produksi sampah di kota ini, sementara 12 persen sisanya masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani.

Sekretaris DLH Palu, Ibnu Mundzir, menjelaskan bahwa Kota Palu menghasilkan sekitar 79 ribu ton sampah per tahun, baik dari warga maupun aktivitas masyarakat yang datang ke kota.

Dari jumlah tersebut, DLH Palu mampu mengelola sebagian besar, namun sebagian kecil masih belum tertangani karena keterbatasan armada dan infrastruktur.

Baca juga: Hampir 7.000 Petugas Kebersihan Tersebar di 46 Kelurahan Kota Palu

“Sisanya sekitar 12 persen yang belum tertangani, dan itu menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, DLH Palu saat ini memiliki sekitar 70 armada pengangkut sampah, sementara kebutuhan ideal mencapai 97 armada. 

Kekurangan ini menjadi salah satu faktor yang membuat sebagian sampah belum dapat tertangani secara optimal.

Aktivitas warga memilah sampah plastik di TPA Kawatuna,  Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. 
Aktivitas warga memilah sampah plastik di TPA Kawatuna,  Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.  (TribunPalu.com/Syahrul Cahya)

Selain itu, DLH Palu juga memiliki hampir 7.000 petugas kebersihan yang tersebar di 46 kelurahan, termasuk petugas dari program padat karya, TPA, taman, dan armada pengangkut sampah.

Keberadaan petugas ini menjadi kunci dalam memastikan pelayanan kebersihan tetap berjalan maksimal.

Untuk meningkatkan efektivitas, DLH Palu menerapkan sistem pembayaran digital retribusi sampah melalui aplikasi Pakagali dan SMS blast memudahkan warga membayar retribusi sekaligus mendukung pengelolaan sampah.

Baca juga: BREAKINGNEWS: 141 Siswa di Buol Sulteng Dilarikan ke RSUD Mokoyurli Diduga Keracunan Makanan

Tahun 2025, retribusi sampah Kota Palu mencapai Rp14 miliar, hampir memenuhi target Rp15 miliar, dan target retribusi untuk tahun 2026 ditetapkan Rp16 miliar.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved