Minggu, 17 Mei 2026

Palu Hari Ini

70 Armada Dikerahkan, Sampah di Pesisir Pantai Dupa Palu Diprediksi Capai 100 Ton

Selain membersihkan sampah, DLH Palu juga mendorong peserta untuk melakukan pemilahan sejak di lokasi.

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
GOTONG ROYONG - Pemerintah Kota Palu mengerahkan sekitar 70 unit armada pengangkut sampah dalam aksi gotong royong pembersihan pesisir Pantai Dupa Indah, Kelurahan Layana Indah, Kecamatan Palu Utara, Jumat (30/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Palu mengerahkan sekitar 70 armada pengangkut sampah untuk membersihkan pesisir Pantai Dupa menjelang HPSN 2026
  • DLH Kota Palu memprediksi volume sampah kiriman yang terangkat bisa mencapai hampir 100 ton
  • Sebagian besar sampah berasal dari kiriman sungai dan arus laut Selat Makassar, terutama saat musim barat
  • Aksi pembersihan melibatkan ribuan warga dari berbagai instansi, termasuk TNI, Polri, dan program padat karya

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Pemerintah Kota Palu mengerahkan sekitar 70 unit armada pengangkut sampah dalam aksi gotong royong pembersihan pesisir Pantai Dupa Indah, Kelurahan Layana Indah, Kecamatan Palu Utara, Jumat (30/1/2026).

Langkah ini dilakukan untuk mengangkut sampah kiriman yang menumpuk di sepanjang pesisir pantai menjelang peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tingkat Kota Palu Tahun 2026.

Sekretaris DLH Palu, Ibnu Mundzir, menyebutkan volume sampah yang terangkat diperkirakan bisa mencapai hampir 100 ton jika seluruh armada terisi penuh.

Baca juga: Dudi Utomo Adi Resmi Jabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Donggala

“Prediksinya memang cukup banyak. Kalau 70 armada ini penuh semua, bisa hampir sekitar 100 ton. Rata-rata sampah berupa plastik dengan ukuran kantongan besar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian besar sampah yang menumpuk di kawasan pesisir Pantai Dupa Indah merupakan sampah kiriman yang terbawa aliran sungai dan arus laut dari Selat Makassar, terutama saat memasuki musim barat.

“Kebetulan sekarang ini sedang musim barat, sehingga sampah kembali berdatangan seperti ini,” katanya.

Menurut Ibnu, pembersihan dilakukan di sepanjang pesisir sekitar 1,2 kilometer yang telah dibagi sesuai zona kerja masing-masing peserta.

Sampah di Pesisir Pantai Dupa Palu Diprediksi Capai 100 Ton
Ribuan warga Kota Palu dari berbagai unsur lintas instansi bergotong royong membersihkan sampah kiriman di pesisir Pantai Dupa, Kelurahan Layana Indah, Kecamatan Palu Utara, Jumat (30/1/2026).(TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli)

Kegiatan ini melibatkan ribuan warga dari berbagai unsur, mulai dari program padat karya, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga aparat TNI, Polri, Satpol PP, Basarnas, dan Polairud.

Selain membersihkan sampah, DLH Palu juga mendorong peserta untuk melakukan pemilahan sejak di lokasi.

Baca juga: Kronologi Penggagalan 2.865 Burung asal Donggala, Dicegat Petugas Saat Turun dari Kapal

“Saya lihat sudah ada kemajuan karena sebagian besar peserta sudah memilah sampah, sehingga memudahkan pengelolaan di TPA,” jelasnya.

Ke depan, DLH Palu akan melakukan evaluasi bersama pemerintah provinsi dan pihak kampus untuk mencari solusi jangka panjang agar sampah kiriman tidak terus menumpuk di kawasan teluk.

Baca juga: Raker FTIK UIN Datokarama Palu di Sigi Fokus Akselerasi Kelembagaan dan Daya Saing Global

“Kita akan bahas kemungkinan pemasangan barrier atau metode lain untuk menahan sampah agar tidak masuk ke teluk dan merusak mangrove,” tambah Ibnu.

(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved