Palu Hari Ini
Angin Kencang di Palu, Super Air Jet dan Lion Air Sama-sama Gagal Mendarat
Pesawat kemudian terbang di atas permukiman Kota Palu dan Kabupaten Sigi pada ketinggian sekitar 1.750 kaki.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Pada Sabtu, 31 Januari 2026, dua pesawat gagal mendarat di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu akibat angin kencang.
- Kedua kejadian diduga disebabkan oleh angin kencang yang melanda wilayah Palu sejak malam hari.
- Kedua pesawat memutuskan untuk mendarat di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, setelah gagal mendarat di Palu.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Kondisi angin kencang di wilayah Kota Palu dan sekitarnya menyebabkan dua pesawat tujuan Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu gagal mendarat pada Sabtu (31/1/2026).
Pesawat pertama yang gagal mendarat adalah milik maskapai Super Air Jet dengan rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Jakarta, menuju Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu (PLW).
Pesawat tersebut lepas landas dari Jakarta pada pukul 06.26 WITA dan dijadwalkan tiba di Kota Palu sekitar pukul 09.50 WITA.
Pesawat yang digunakan berjenis Airbus A320-232 dengan registrasi PK-SAV, call sign SJV254 atau IU254.
Berdasarkan pantauan melalui aplikasi pelacak penerbangan Flightradar24, pesawat sempat berada di atas Teluk Palu pada ketinggian sekitar 7.950 kaki dan melakukan dua kali manuver sebelum menuju jalur pendaratan.
Baca juga: Ciduk 2 Pemuda, Ditresnarkoba Polda Sulteng Ungkap Peredaran Sabu di Kayumalue
Saat mendekati daratan Teluk Palu pada ketinggian sekitar 2.250 kaki, pesawat tiba-tiba berbelok ke arah barat.
Pesawat kemudian terbang di atas permukiman Kota Palu dan Kabupaten Sigi pada ketinggian sekitar 1.750 kaki.
Pesawat kembali bermanuver di langit Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, sebelum berbelok ke arah timur menuju bandara pada ketinggian sekitar 800 kaki.
Namun setelah melintasi landasan pacu, pilot kembali menaikkan ketinggian pesawat dan memilih masuk kembali ke wilayah Teluk Palu.
Pesawat kemudian mengarah ke barat laut dan akhirnya memutuskan melakukan pendaratan pengalihan (divert) di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Baca juga: Diperiksa Polda Sulteng Terkait Dugaan Tipikor Bus Trans Palu, Kadishub: Sudah Dua Kali Diperiksa
Pada Jumat (30/1/2026) malam, kejadian serupa juga dialami maskapai Lion Air.
Pesawat Lion Air dengan rute Makassar (UPG) – Palu (PLW) dilaporkan gagal mendarat pada Sabtu malam.
Pesawat Lion Air tersebut berjenis Boeing 737-8GP dengan nomor registrasi PK-LOJ.
Pesawat sempat melakukan prosedur go around sebelum akhirnya juga memutuskan divert ke Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
Diduga kuat, kegagalan pendaratan kedua pesawat tersebut disebabkan oleh kondisi angin kencang yang melanda wilayah Palu dan sekitarnya sejak malam hari. (*)
| Hasil Koordinasi Bapenda Palu dengan Dinas ESDM Sulteng: Belum Ada Galian C Kantongi RKAB |
|
|---|
| Buktikan Usia Bukan Halangan, Pensiunan Guru Asal Sidrap Gowes 700 Km dari Palu |
|
|---|
| SDN 3 Palu Terbukti Hasilkan Murid Berprestasi di Berbagai Bidang |
|
|---|
| SMPN 4 Palu Beri Penghargaan Siswa Berprestasi Saat Perpisahan Kelas IX |
|
|---|
| Bawa Sabu 0,473 Gram, Dua Pria Asal Sigi Diciduk di Palu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/IMG_9496jpegsasa.jpg)