Sabtu, 2 Mei 2026

Palu Hari Ini

Sidak di Pasar Masomba, Wawali Palu Temukan Kenaikan Harga Cabai Rawit dan Telur

Sidak tersebut dilakukan untuk memantau ketersediaan stok dan harga komoditas pangan strategis dalam rangka menjaga stabilitas pasokan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
INSPEKSI MENDADAK - Pemerintah Kota Palu bersama Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Masomba, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (13/3/2026). 

Dalam pasar murah tersebut, sejumlah komoditas disubsidi. Harga telur misalnya, dari Rp65.000 menjadi Rp55.000 per rak. 

Cabai rawit dan beberapa bahan pangan lainnya mendapat subsidi Rp5.000 per kilogram.

“Kalau harga di pasar Rp50.000, maka di pasar murah menjadi Rp45.000. Hari ini pasar murah dilaksanakan di Kayu Malue,” ujarnya.

Untuk beras, pemerintah juga memberikan subsidi Rp5.000 per kilogram. 

Selain itu, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) membantu menjaga harga beras tetap terkendali.

Baca juga: KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Pernah Viral karena Komentar Mampus Koe ke Warganet

Imelda menegaskan, pihaknya akan kembali melakukan sidak apabila ditemukan pedagang yang menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), termasuk melakukan pengawasan terhadap distributor LPG dan pangkalan.

Ia juga menyoroti kenaikan harga gula yang kini mencapai Rp19.000 per kilogram. Jika ditemukan adanya penimbunan oleh pedagang atau distributor, Pemkot Palu akan mengambil tindakan tegas.

Sementara itu, pimpinan wilayah Perum Bulog Sulawesi Tengah, Jusri Pakke, memastikan stok beras mencukupi hingga tiga sampai empat bulan ke depan.

“Kalau untuk stok yang ada sekarang ini bisa sampai Lebaran Haji, tiga sampai empat bulan ke depan,” ujarnya.

Saat ini, stok beras Bulog di Sulawesi Tengah mencapai sekitar 22.000 ton dengan rata-rata penyaluran 21 ton per hari.

Baca juga: Zodiak Rabu 4 Maret 2026: Gemini Dapat Kabar Baik di Finansial, Libra Ambil Kendali

Bulog juga menyiapkan tambahan pasokan sekitar 4.000 ton serta menargetkan penyerapan gabah lokal sebanyak 11.300 ton di wilayah Sulawesi Tengah.

(*)

Sumber: Tribun Palu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved