Minggu, 17 Mei 2026

Palu Hari Ini

Petugas Terminal Mamboro Palu Tunda Keberangkatan Satu Unit Bus yang Tak Layak Jalan

Setelah dilakukan penundaan sekitar 30 menit, bus akhirnya diizinkan berangkat dengan catatan wajib mengganti ban di bengkel terdekat

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
TribunPalu/Zulfadli/Zulfadli
ARUS BALIK LEBARAN - Petugas Terminal Tipe A Mamboro menunda keberangkatan satu unit bus yang akan mengangkut penumpang pada Selasa (24/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Petugas Terminal Tipe A Mamboro menunda keberangkatan bus karena ban belakang kanan sudah rusak parah dan berbahaya.
  • Bus diizinkan lanjut setelah sopir menandatangani pernyataan dan wajib mengganti ban di bengkel terdekat.
  • Pemeriksaan ramp check diperketat selama arus mudik Lebaran demi keselamatan penumpang.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Petugas Terminal Tipe A Mamboro menunda keberangkatan satu unit bus yang akan mengangkut penumpang pada Selasa (24/3/2026).

Penundaan dilakukan setelah petugas menemukan kondisi ban roda kanan belakang bus tersebut sudah tidak layak, dengan kawat ban mencuat ke permukaan saat proses ramp check.

Baca juga: Penumpang di Terminal Mamboro Diprediksi Capai 2.000 Orang Selama Arus Balik Lebaran 2026

Pantauan TribunPalu.com, saat proses pemeriksaan berlangsung, salah satu petugas bahkan mengalami luka di jari akibat tertusuk kawat ban yang sudah terkikis.

Bus berwarna putih dengan aksen merah dan biru tersebut rencananya akan berangkat dari Kota Palu menuju Provinsi Gorontalo dengan jarak tempuh sekitar 600 kilometer lebih, dengan membawa puluhan penumpang.

Setelah dilakukan penundaan sekitar 30 menit, bus akhirnya diizinkan berangkat dengan catatan wajib mengganti ban di bengkel terdekat.

Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Mamboro, Waldi Sangkota, mengatakan penundaan dilakukan sebagai bagian dari prosedur pemeriksaan kelayakan kendaraan (ramp check).

Baca juga: Terminal Mamboro Palu Catat Lonjakan Penumpang Arus Balik Lebaran 2026 hingga 120 Persen

“Seperti yang tadi sempat dilihat, ada satu kendaraan yang kami tunda keberangkatannya karena kondisi bannya sudah tidak layak untuk perjalanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, karena bengkel di sekitar terminal belum buka saat itu, pihaknya memberikan toleransi dengan syarat pengemudi menandatangani surat pernyataan.

“Untuk sementara kami berikan peringatan dan sopir menandatangani surat pernyataan. Setelah menemukan bengkel terdekat, mereka wajib mengganti ban tersebut dan mendokumentasikan prosesnya sebagai bukti,” jelasnya.

Waldi menegaskan, setiap kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan akan diminta melakukan perbaikan sebelum melanjutkan perjalanan.

“Kalau ada kendaraan yang tidak layak, kami langsung arahkan untuk dilakukan perbaikan atau penggantian,” tegasnya.

Baca juga: Personel Gabungan Kawal Kedatangan KM Dorolonda Pelabuhan Pantoloan, Amankan Arus Balik Lebaran 2026

Selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, ia memastikan tidak ada kejadian menonjol di Terminal Mamboro, meski beberapa kendaraan ditemukan dalam kondisi kurang layak.

Selain itu, pihak terminal terus melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan, termasuk kondisi dan kedalaman alur ban, guna menjamin keselamatan penumpang.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Baca juga: PDIP Sulteng Turun Tangan, Pergeseran Tanah di Buol Lumpuhkan Jalan dan Air Bersih

“Kami mengimbau penumpang untuk selalu menjaga keselamatan dan tidak membawa barang-barang berbahaya ke dalam kendaraan,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved