Senin, 4 Mei 2026

Sulteng Hari Ini

Sulteng Jadi Provinsi ke-27 untuk Operasi Bedah Jantung, Target Tiga Bypass per Bulan

Kegiatan ini menandai provinsi ini sebagai yang ke-27 di Indonesia yang mampu melakukan operasi jantung tingkat lanjut secara mandiri.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
SEJARAH BARU - Sulawesi Tengah resmi mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan kesehatan dengan dilaksanakannya operasi perdana bedah jantung terbuka di RSUD Undata Palu. 
Ringkasan Berita:
  • Sulawesi Tengah menjadi provinsi ke-27 di Indonesia yang melaksanakan operasi bedah jantung terbuka, dilakukan di RSUD Undata Palu dengan dua pasien berhasil dioperasi.
  • Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menetapkan target minimal tiga operasi bypass per bulan agar pelayanan penyakit katastropik.
  • Pemerintah provinsi menyiapkan fasilitas modern, mendukung dokter spesialis/subspesialis, dan menjamin layanan kesehatan bagi seluruh warga tanpa terkendala biaya atau akses.

TRIBUNPALU.COM, PALU – Sulawesi Tengah resmi mencatatkan sejarah baru dalam pelayanan kesehatan dengan dilaksanakannya operasi perdana bedah jantung terbuka di RSUD Undata Palu.

Kegiatan ini menandai provinsi ini sebagai yang ke-27 di Indonesia mampu melakukan operasi jantung tingkat lanjut secara mandiri.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menyambut baik langkah ini. Ia berharap setiap kabupaten/kota di Sulawesi Tengah dapat segera menata layanan penyakit katastropik agar masyarakat tidak perlu dirujuk keluar daerah untuk penanganan jantung serius.

Baca juga: Sulawesi Tengah Catat Sejarah, RSUD Undata Palu Gelar Operasi Jantung Terbuka Perdana

“Provinsi Sulawesi Tengah adalah daerah ke-27 yang melakukan pelayanan operasi perdana bedah jantung, yang mana minimal bisa melakukan tiga operasi bypass per bulan,” ujar Menkes.

Operasi perdana ini berhasil dilakukan pada dua pasien dengan dukungan penuh tenaga medis serta peralatan modern yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, menegaskan bahwa seluruh warga Sulteng berhak mendapat pelayanan kesehatan, tanpa terkendala biaya maupun akses.

Lebih lanjut, Pemprov berkomitmen meningkatkan kapasitas dokter spesialis dan subspesialis jantung, termasuk menanggung biaya pendidikan dengan syarat pengabdian di Sulteng.

Baca juga: Ammar Zoni Minta Maaf Jika Pleidoinya Ganggu Haldy Sabri, Tegas Tetap Jaga Silaturahmi

Dengan pencapaian ini, Sulawesi Tengah membuka babak baru pelayanan kesehatan jantung yang mandiri, terintegrasi, dan berorientasi pada pelayanan maksimal bagi masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved