Selasa, 12 Mei 2026

PT TASPEN

Marak Penipuan Catut Nama TASPEN, Branch Manager Cabang Palu Imbau Waspada

PT TASPEN (Persero) Cabang Palu mengimbau seluruh peserta pensiun dan ASN untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus Penipuan marak terjadi.

Tayang:
Editor: Lisna Ali
Handover
PT TASPEN (Persero) Cabang Palu mengimbau seluruh peserta pensiun dan ASN untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan. 

TRIBUNPALU.COM - PT TASPEN (Persero) Cabang Palu mengimbau seluruh peserta pensiun dan ASN untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus Penipuan yang marak terjadi.

Pihak tidak bertanggung jawab dilaporkan sering mencatut nama TASPEN dengan modus meminta data pribadi, sejumlah uang, hingga menjanjikan keuntungan tertentu.

Para pelaku biasanya menjebak korban dengan janji kenaikan gaji, tunjangan pensiun, maupun kemudahan dalam proses pencairan dana dalam waktu singkat.

Branch Manager PT TASPEN Cabang Palu, Rieska Destiana Indrajaya, menegaskan bahwa instansinya tidak pernah meminta data pribadi melalui saluran tidak resmi.

"TASPEN tidak pernah meminta peserta mengirimkan data pribadi, kode OTP, PIN, maupun melakukan transfer dana dengan alasan apa pun," ujar Indrajaya dalam keterangannya diterima TribunPalu.com, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Komitmen Labkesmas Sulteng Hadirkan Layanan Laboratorium Akurat dan Terpercaya

Ia juga mengatakan bahwa TASPEN tidak pernah mengeluarkan surat tugas atau edaran palsu terkait kenaikan gaji yang sering digunakan penipu untuk mengelabui peserta.

Ia juga mengingatkan peserta agar selalu memastikan sumber informasi yang diterima berasal dari kanal resmi TASPEN.

Informasi resmi hanya dapat diakses melalui media sosial resmi TASPEN, website resmi perusahaan, maupun Call Center TASPEN di 1500 919.

Selain itu, peserta diminta lebih berhati-hati saat mengunduh aplikasi layanan TASPEN. Aplikasi resmi Andal by TASPEN hanya tersedia dan dapat diunduh melalui Play Store dan App Store resmi.

Baca juga: 105 Jemaah Haji Donggala 2026, Berikut Jumlah per Kecamatan

“Harap berhati-hati terhadap tautan atau link yang dikirim melalui pesan pribadi maupun grup percakapan. Jangan mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan jelas sumber beritanya” tambahnya.

Sebagai langkah pencegahan, TASPEN mengajak seluruh peserta menerapkan prinsip sederhana dalam menghadapi indikasi penipuan, yaitu:

1. Tahan

Tahan diri agar tidak terburu-buru merespons pesan, telepon, maupun informasi mencurigakan yang mengatasnamakan TASPEN.

2. Pastikan

Pastikan kebenaran informasi dengan melakukan verifikasi melalui kanal resmi TASPEN, baik melalui Call Center, kantor cabang, maupun media sosial resmi.

3. Laporkan

Laporkan segala bentuk komunikasi mencurigakan, penawaran tidak wajar, maupun indikasi penipuan kepada pihak berwenang atau kantor TASPEN terdekat.

Rieska kembali menegaskan bahwa kewaspadaan peserta menjadi langkah penting dalam mencegah terjadinya tindak penipuan digital yang semakin beragam.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved