Waisak 2026
Ratusan Umat Buddha Ikuti Perayaan Waisak 2570 BE di Vihara Karuna Dipa Palu
Pantauan TribunPalu.com, perayaan dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dihadiri sekitar 300 hingga 400 Umat Buddha.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ringkasan Berita:
- Sekitar 300 hingga 400 umat Buddha menghadiri perayaan Hari Raya Waisak 2570/2026 BE di Vihara Karuna Dipa, Kelurahan Nunu, Kota Palu.
- Ketua PC Magabudhi Kota Palu, Ferdy Logianwy, menjelaskan Waisak memperingati Trisuci Waisak, yakni kelahiran, pencapaian penerangan agung, dan Parinirvana Sang Buddha Gautama.
- Mengusung tema "Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih Bagi Negeri", perayaan Waisak diharapkan menjadi momentum refleksi dan pengamalan ajaran Buddha.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU - Ratusan Umat Buddha dari berbagai vihara di Kota Palu dan sekitarnya mengikuti rangkaian ibadah Hari Raya Waisak 2570/2026 Buddhist Era (BE) di Vihara Karuna Dipa, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, Minggu (31/5/2026).
Pantauan TribunPalu.com, perayaan dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dihadiri sekitar 300 hingga 400 Umat Buddha.
Mereka berkumpul untuk memperingati Hari Raya Waisak yang merupakan hari suci Umat Buddha.
Baca juga: Kekurangan 22 Armada, DLH Palu Upayakan Penambahan Kendaraan Pengangkut Sampah
Rangkaian ibadah diawali dengan pembacaan parita suci, meditasi, serta penyampaian pesan Dhamma oleh YM Abhayaseno.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan puja-puja untuk altar dan prosesi pradaksina mengelilingi dharmasala sebanyak tiga kali searah jarum jam sebagai bentuk penghormatan dan pengorbanan kepada Sang Buddha.
Ketua Pengurus Cabang Magabudhi Kota Palu, Ferdy Logianwy, mengatakan Hari Raya Waisak merupakan peringatan Trisuci Waisak mengenang tiga peristiwa agung dalam kehidupan Sang Buddha Gautama.
"Hari ini adalah perayaan Hari Trisuci Waisak, yakni peringatan tiga peristiwa Sang Buddha Gautama yang terdiri dari kelahiran Pangeran Siddharta, mencapai penerangan agung, dan wafatnya Parinirvana Sang Buddha," ujar Ferdy.
Ia menjelaskan tema nasional Hari Raya Waisak 2570 BE tahun 2026 adalah "Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih Bagi Negeri."
Baca juga: Gegara Lagu My Little Bolu Ketan Viral, Menter Bahlil Penasaran hingga Siapkan Undangan Makan
Menurut Ferdy, tema tersebut diharapkan menjadi sarana refleksi bagi umat Buddha untuk mengenang dan mengamalkan ajaran Sang Buddha dalam kehidupan sehari-hari.
"Melalui tema perayaan Waisak tahun ini, kami berharap umat dapat merefleksikan diri dan mengingat kembali seluruh ajaran Sang Buddha serta berbagai kebaikan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan kedamaian, keharmonisan, dan kesejahteraan bagi umat Buddha maupun seluruh umat beragama di Indonesia," katanya.
Ferdy menuturkan jumlah umat yang hadir pada perayaan tahun ini lebih banyak dibandingkan hari-hari biasa karena Waisak merupakan hari raya terbesar bagi umat Buddha.
Selain rangkaian ibadah pada pagi hari, peringatan Waisak juga dilanjutkan pada sore hari dengan puja bhakti dan meditasi detik-detik Waisak.
"Kami akan memulai kembali pukul 15.00 WITA dengan puja bhakti, kemudian dilanjutkan meditasi detik-detik Waisak pada pukul 16.44.44 WITA untuk mengingat kembali perjalanan Sang Buddha," jelasnya.
Diketahui, Hari Raya Waisak merupakan hari suci Umat Buddha yang memperingati Trisuci Waisak, yakni tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddharta Gautama.
Baca juga: Protes Wajahnya Muncul Diduga Tanpa Izin di Film Pesta Babi, Mama Yasinta Lapor Polisi
Kota Palu
Umat Buddha
Waisak
Vihara Karuna Dipa
Kelurahan Nunu
Kecamatan Tatanga
YM Abhayaseno
Hari Trisuci Waisak
| Protes Wajahnya Muncul Diduga Tanpa Izin di Film Pesta Babi, Mama Yasinta Lapor Polisi |
|
|---|
| Harga Emas Hari Ini Minggu 31 Mei 2026, Emas Antam Stagnan, Nilai Buyback Turun Jadi Rp 2,609,000 |
|
|---|
| Polresta Palu Dalami Kasus Kematian Pelajar di Tondo, Polisi Kumpulkan Keterangan |
|
|---|
| Sahran Raden Pertanyakan Transparansi Pokir DPRD: Jangan Sampai Jadi Alat Politik Elektoral |
|
|---|
| Safri Sebut Pokir DPRD Berasal dari Aspirasi Warga Saat Reses: Diatur Undang-Undang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Ratusan-Umat-Buddha-Ikuti-Perayaan-Waisak-2570-BE.jpg)