Kamis, 11 Juni 2026

Selebrasi Lokal 2026

Lapak Bendera Negara Piala Dunia 2026 Ramai di Kota Palu, Paling Murah Rp 50 Ribu

Tidak hanya warga Kota Palu, pembeli bendera juga datang dari sejumlah daerah lain di Sulawesi Tengah.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Zulfadli | Editor: mahyuddin
TribunPalu.com/Zulfadli
PIALA DUNIA 2026 - Penjual bendera negara peserta Piala Dunia 2026 di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Bendera yang dijual antara lain bendera Jerman, Belanda, Argentina, Spanyol, Prancis, dan sejumlah negara peserta lainnya. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

PALU, TRIBUNPALU.COM - Euforia menyambut pesta sepakbola Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Itu terlihat dari peningkatan penjualan bendera negara-negara peserta Piala Dunia 2026.

Di antaranya berada di Polsek Mantikulore, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore.

Pantauan TribunPalu.com, Senin (8/6/2026), puluhan bendera berbagai negara dipajang berjajar di lapak itu.

Bendera yang dijual antara lain bendera Jerman, Belanda, Argentina, Spanyol, Prancis, dan sejumlah negara peserta lainnya.

Baca juga: Jagokan Argentina di Piala Dunia 2026, Legislator Demokrat Donggala: Peluang Menang 95 Persen

Harga bendera yang ditawarkan bervariasi sesuai ukuran. 

Untuk ukuran kecil dijual mulai Rp50 ribu, ukuran sedang Rp75 ribu, sedangkan ukuran terbesar dibanderol Rp100 ribu per lembar.

Pedagang bendera Adi mengatakan, dirinya telah berjualan bendera Piala Dunia selama sekitar sepekan terakhir.

Menurut Adi, minat masyarakat membeli bendera cukup baik sepekan terakhir.

"Alhamdulillah lumayan. Kalau lagi bagus pembeli, biasanya saya jual enam sampai delapan lembar bendera setiap hari. Tapi tidak tentu juga," ujarnya.

Adi menjelaskan, stok bendera yang dijualnya merupakan bendera negara-negara peserta Piala Dunia 2026

Namun, sebagian jenis bendera masih dalam proses pengiriman dari Bandung, Jawa Barat.

"Untuk stok saya jual lengkap untuk negara peserta Piala Dunia, cuma belum semua yang datang karena barang kita ambil dari Bandung," jelas Adi.

Baca juga: PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100 Persen Desa Berlistrik Tahun 2029

Ia menyebut bendera Brasil dan Portugal menjadi dua jenis yang paling banyak dicari pembeli.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved