Palu Hari Ini
Ketua APJI Sulteng Minta Pelaku UMKM Tingkatkan Packaging
Ia mengatakan kualitas produk UMKM Sulawesi Tengah tidak kalah dengan daerah lain.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Imelda Liliana Muhidin meminta pelaku UMKM di Sulawesi Tengah meningkatkan kualitas kemasan produk agar lebih kompetitif di pasar yang lebih luas. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pesta Wirausaha Palu 2026.
- Ia menilai produk UMKM lokal sebenarnya sudah bagus, tetapi masih kalah dalam hal packaging dibanding daerah lain seperti Yogyakarta yang sudah menggunakan desain profesional dan dua bahasa (Indonesia–Inggris).
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU - Ketua Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Sulawesi Tengah, Imelda Liliana Muhidin, meminta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Tengah untuk meningkatkan kualitas kemasan atau packaging produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Hal itu disampaikan Imelda saat menghadiri Pesta Wirausaha Palu 2026 yang digelar komunitas Tangan Di Atas (TDA) Palu di Aula Tanaris Coffee, Jl Ir Juanda, Kota Palu, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Imelda, peningkatan kualitas kemasan menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian serius dari para pelaku usaha.
Ia mengaku baru mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APJI di Yogyakarta dan melihat langsung bagaimana produk-produk UMKM di daerah tersebut dikemas secara profesional.
"Saya baru pulang Rakernas dari Jogja. Kita masih kurang packaging, mereka sudah pakai dua bahasa," kata Imelda.
Baca juga: Pesta Wirausaha Palu 2026 Hadirkan Motivator Nasional, Ratusan Peserta Antusias Belajar Bisnis
Wakil Wali Kota Palu itu menilai kemasan produk di Yogyakarta tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga telah menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris pada label produknya.
Menurutnya, penggunaan dua bahasa menjadi nilai tambah karena memudahkan produk dipasarkan ke pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan maupun konsumen dari luar negeri.
Ia mengatakan kualitas produk UMKM Sulawesi Tengah tidak kalah dengan daerah lain.
Namun, aspek kemasan masih perlu diperkuat agar mampu meningkatkan daya saing.
Baca juga: Imigrasi Palu Perkuat Pelayanan Publik dengan SIGA MERAH, Utamakan Respons Cepat dan Humanis
Imelda berharap pelaku usaha mulai memperhatikan desain kemasan, informasi produk, legalitas, hingga strategi pemasaran agar produk lokal bisa naik kelas.
Selain kemasan, Imelda juga mengingatkan pentingnya logo halal pada setiap produk yang dipasarkan.
Ia menilai sertifikasi halal menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM.
Melalui kegiatan tersebut, Imelda mendorong para pelaku usaha untuk terus berinovasi dan tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga memperhatikan tampilan serta nilai tambah yang dapat menarik minat pasar.(*)
| Pesta Wirausaha Palu 2026 Hadirkan Motivator Nasional, Ratusan Peserta Antusias Belajar Bisnis |
|
|---|
| Pemkot Palu Tata Pasar Inpres Manonda, Terminal Lama Dialihfungsikan Jadi Pasar Tradisional |
|
|---|
| KFC Disegel Lagi di Palu, Bapenda Sebut Pelanggaran yang Sama Terjadi Sejak 2024 |
|
|---|
| Bapenda Palu Segel Seluruh Gerai KFC, Disebut Berulang Kali Terlambat Lapor Omzet dan Bayar Pajak |
|
|---|
| GAPKI Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri Sawit Gelar Goes to Campus di Al-Khairaat Palu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/d-9a-090au9aa90jpgggg.jpg)