Senin, 4 Mei 2026

Kabar Seleb

Perjalanan Karier Timothy Ronald, Raja Kripto yang Kini Dilaporkan Dugaan Penipuan Trading

Sosok Timothy Ronald kini dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan investasi.

Tayang:
Editor: Lisna Ali
Handover/Instagram
RAJA KRIPTO - Sosok Timothy Ronald kini dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan investasi. 

TRIBUNPALU.COM - Sosok Timothy Ronald kini dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan investasi.

Pria yang dijuluki "Raja Kripto" ini dilaporkan oleh korban berinisial Y yang mengaku mengalami kerugian fantastis sebesar Rp3 miliar.

Kasus ini mencuat setelah korban merasa tertipu oleh janji keuntungan investasi koin Manta yang diklaim bisa mencapai 500 persen.

Pihak kepolisian melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar ada laporan terkait kripto oleh pelapor inisial Y. Terlapor dalam penyelidikan,” ujarnya pada Senin (12/1/2026).

Baca juga: Kejari Palu Serahkan Tiga Tersangka Korupsi Perumda ke Jaksa Penuntut, Kerugian Negara Capai 1,4 M

Profil dan Perjalanan Karir Timothy Ronald

Pria kelahiran Tangerang, 22 September 2000 ini, merupakan salah satu influencer finansial paling berpengaruh bagi generasi muda saat ini.

Timothy mengawali jejak kariernya sebagai investor muda yang sudah mulai mendalami dunia pasar modal sejak masih duduk di bangku sekolah.

Namanya meledak di jagat maya saat ia mendirikan platform edukasi investasi "Ternak Uang" bersama Raymond Chin dan Felicia Putri Tjiasaka.

Platform tersebut sukses besar dan sempat menjadi kiblat bagi anak muda Indonesia untuk belajar saham dan manajemen keuangan.

Namun, di tengah kesuksesan platform tersebut, Timothy membuat keputusan mengejutkan dengan memilih keluar dari manajemen Ternak Uang.

Ia kemudian memfokuskan diri pada aset digital dan mendirikan Akademi Crypto pada akhir tahun 2022 untuk mengedukasi masyarakat tentang blockchain.

Melalui konten-kontennya, ia kerap memamerkan gaya hidup mewah dan memperkenalkan konsep high net worth mindset kepada jutaan pengikutnya.

Tak jarang, pernyataannya memicu kontroversi, salah satunya saat menyebut aktivitas olahraga di gym sebagai hal bodoh yang membuang waktu.

Baca juga: Insanul Fahmi Siap Bersujud Demi Damai dengan Mawa, Ogah Cerai Meski Ada Inara

Kariernya terus berekspansi hingga ia mendirikan Ronald Media pada akhir 2025, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang media kreatif.

Timothy juga kerap membuat konten edukasi tentang makroekonomi, strategi investasi, dan pentingnya memiliki mentalitas orang kaya (high net worth mindset) dan diunggah ke media sosialnya, yakni Instagram dan YouTube.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved