Sulteng Hari Ini

Syarifudin Hafid Dorong Pemprov Sulteng Segera Bentuk Satgas Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Menurut Syarifudin, pembentukan Satgas perlu dilakukan untuk merespons isu dan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng.

Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Handover
SATGAS PERCEPATAN PENGETASAN KEMISKINAN - Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pengentasan Kemiskinan. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

“Saya sangat mendorong Pemprov Sulteng supaya sesegera mungkin membentuk Satgas Pengentasan Kemiskinan Sulteng. Ini adalah tawaran yang maju. Pengentasan kemiskinan harus diseriusi dengan tindakan yang konkret,” ujar Syarifudin, Minggu (17/8/2025).

Menurut Syarifudin, pembentukan Satgas perlu dilakukan untuk merespons isu dan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng.

Baca juga: Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Kompak Kenakan Baju Adat Jawa di HUT ke-80 RI, Ini Alasannya

BPS mencatat persentase jumlah penduduk miskin Sulawesi Tengah pada Maret 2025 sebesar 10,92 persen atau setara 356,19 ribu jiwa.

Angka ini turun 0,12 poin persentase dibandingkan September 2024.

Data BPS juga menunjukkan penurunan kemiskinan di wilayah perkotaan dari 7,34 persen menjadi 6,98 persen.

Namun, di perdesaan justru naik tipis dari 12,90 persen menjadi 12,93 persen.

“Dengan keluarnya data jumlah penduduk miskin di Sulteng, maka sudah sepatutnya ini direspons secara bijak oleh pemerintah Sulteng. Hal ini tentu sangat sinkron dengan sembilan pilar utama pembangunan prioritas Pemerintahan Berani (Bersama Anwar-Reny),” ujar Syarifudin.

Ia menambahkan, sembilan pilar prioritas tersebut meliputi Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Sejahtera, Berani Lancar, Berani Menyala, Berani Makmur, Berani Berkah, Berani Harmoni, dan Berani Berintegritas.

Syarifudin juga mengapresiasi kritik dan gagasan masyarakat yang mendorong inisiatif pembentukan Satgas. 

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

“Ini momentum untuk berkoordinasi dengan semua pihak agar percepatan pengentasan kemiskinan dapat berjalan efektif,” tutup Syarifudin.

Sebelumnya, Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulteng, Azis, menilai meski jumlah penduduk miskin berkurang, tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan meningkat.

“Kedalaman dan keparahan kemiskinan justru meningkat. Artinya, meski jumlah penduduk miskin berkurang, beban rumah tangga miskin semakin berat,” kata Azis, Kamis (14/8/2025).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved