Jumat, 24 April 2026

Sigi Hari Ini

Bupati Sigi Minta OPD hingga Desa Buat Terobosan Penurunan Stunting

Pemkab Sigi turut memberikan penghargaan kepada lima desa yang dinilai berhasil menurunkan angka stunting di wilayahnya.

|
Humas Pemda Sigi
PRA MUSREMBANG TEMATIK STUNTING - Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga pemerintah desa harus memiliki terobosan nyata dalam percepatan penurunan stunting. Hal itu disampaikan Bupati Rizal saat membuka Pra Musrenbang Tematik Stunting Kabupaten Sigi Tahun 2025, Rabu (20/8/2025). 

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata

TRIBUNPALU.COM, SIGI – Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga pemerintah desa harus memiliki terobosan nyata dalam percepatan penurunan stunting.

Hal itu disampaikan Bupati Rizal saat membuka Pra Musrenbang Tematik Stunting Kabupaten Sigi Tahun 2025, Rabu (20/8/2025).

Menurutnya, penanganan stunting tidak cukup hanya dari sektor kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan swasta, kolaborasi P2KB bersama bidan desa, serta dukungan penuh tenaga kesehatan di lapangan.

Baca juga: Bupati Sigi Buka Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa, Dorong Profesionalisme Aparatur Desa

Bupati juga meminta kepala puskesmas lebih proaktif dengan turun langsung melakukan kunjungan lapangan, bukan hanya menunggu laporan dari bidan desa.

Selain itu, Rizal menegaskan pelayanan kesehatan harus dilakukan secara humanis.

"Saya mengingatkan, rumah sakit dan puskesmas jangan pernah menolak pasien yang datang berobat. Lakukan pertolongan pertama yang bisa menyelamatkan nyawa mereka," tegasnya.

Dalam kegiatan itu, Pemkab Sigi turut memberikan penghargaan kepada lima desa yang dinilai berhasil menurunkan angka stunting di wilayahnya.

Upaya Penanganan dan Program Pemerintah Terkait Stunting

Baca juga: Bekasi Diguncang Gempa M 4,9, Warga Tambun dan Mustikajaya Merasakan Getaran

Meskipun menghadapi tantangan, Pemerintah Kabupaten Sigi telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi stunting:

Rembuk Stunting dan Komitmen Bersama: Pemkab Sigi secara rutin mengadakan "Rembuk Stunting" yang melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyamakan persepsi dan komitmen dalam penanganan stunting.

Intervensi Berkelanjutan: Sigi telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Percepatan Penurunan Stunting dan Angka Kematian Ibu dan Bayi. 

Perbup ini mengintegrasikan target dan kegiatan intervensi, termasuk peran desa dalam mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk program gizi.

Inovasi dan Kolaborasi: Pemerintah Sigi menginisiasi program inovatif seperti POS CASTING (Pos Kesehatan Cegah Stunting Terintegrasi) untuk memberikan layanan kesehatan terpadu bagi remaja putri, ibu hamil, dan balita di satu lokasi. 

Baca juga: PFI Palu Bakal Gelar Pameran Foto di PGM, Terbuka untuk Umum

Selain itu, ada juga kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah yang menyalurkan bantuan paket pangan bergizi.

Stunting di Sigi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved