Minggu, 26 April 2026

Buol Hari Ini

Pemkab Buol Terima Sertifikat Lahan Sekolah Rakyat dari BPN

Penerbitan sertifikat menandai langkah penting Pemkab Buol dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan, khususnya program strategis nasional.

Editor: Regina Goldie
HANDOVER
Pemerintah Kabupaten Buol resmi menerima sertifikat lahan Sekolah Rakyat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Kabupaten Buol resmi menerima sertifikat lahan Sekolah Rakyat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Penyerahan dilakukan oleh Kepala BPN Buol Mardianto kepada Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Syarif Pusadan mewakili Bupati Buol.

Sertifikat ini diterbitkan setelah melalui sejumlah tahapan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Penerbitan sertifikat menandai langkah penting Pemkab Buol dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan, khususnya program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Respons Santai Vidi Aldiano Soal Tudingan Pakai Wig: Gue Gak Sesakit Itu

Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, menyampaikan apresiasi tinggi kepada BPN Buol dan Satgas Sekolah Rakyat atas kerja keras menyiapkan seluruh persyaratan yang dibutuhkan pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, hari ini sertifikat Sekolah Rakyat sudah diserahkan. Ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Buol dalam mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan,” ujar Bupati.

Kepala BPN Buol, Mardianto menegaskan pihaknya siap mendukung penuh berbagai program pemerintah daerah yang selaras dengan kepentingan masyarakat.

“Kami berharap dengan terbitnya sertifikat ini, pembangunan Sekolah Rakyat di Buol dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ucapnya.

Dengan adanya sertifikat tersebut, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Buol diproyeksikan segera berjalan.

Fasilitas ini diharapkan menjadi pusat pendidikan alternatif sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat.

Baca juga: Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Gagas Transformasi Layanan Pertanahan: Fokus pada Efisiensi Birokrasi

Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Program ini menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang termasuk dalam desil 1 dan 2 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sekolah Rakyat diselenggarakan dalam bentuk sekolah berasrama penuh yang menggabungkan jenjang SD, SMP, dan SMA dalam satu lingkungan pendidikan terpadu.

Semua fasilitas seperti asrama, makanan, seragam, perlengkapan belajar, hingga pemeriksaan kesehatan disediakan secara gratis oleh pemerintah.

Pemerintah menargetkan membangun 200 Sekolah Rakyat sepanjang tahun 2025.

Tahap awal peluncuran dilakukan pada Juli 2025, dengan 100 sekolah pertama mulai beroperasi.

Jumlah tersebut kemudian meningkat menjadi 165 sekolah yang sudah beroperasi hingga Agustus.

Setiap sekolah dirancang menampung sekitar seribu siswa, sehingga total kapasitas nasional dapat mencapai lebih dari 15 ribu anak pada akhir tahun.

Baca juga: Jadwal Pemadaman Listrik di Kota Palu, Rabu 27 Agustus 2025, Cek Lokasinya

Sekolah-sekolah ini difokuskan di daerah dengan konsentrasi kemiskinan tinggi agar menjangkau kelompok yang paling membutuhkan. 

Selain menyediakan pendidikan formal, Sekolah Rakyat juga menanamkan nilai-nilai karakter, keterampilan hidup, dan pembinaan mental agar lulusannya mampu menjadi agen perubahan di komunitasnya.

Pelaksanaan program ini berada di bawah koordinasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, dan kementerian teknis lainnya.

Dalam rapat-rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo, dijelaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi proyek infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol dari transformasi sosial melalui pendidikan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved