Sulteng Hari Ini

PAN Sulteng Tegaskan Tolak Prostitusi, Desak Pemkot Palu Tutup Tondo Kiri

Lokasinya berada di sebelah kir kelurahan Tondo jika dari arah titik Nol Kota Palu.

Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
ROBIT/TRIBUNPALU.COM
Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah menegaskan sikap menolak keberadaan praktik prostitusi. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU – Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah menegaskan sikap menolak keberadaan praktik prostitusi.

Belakangan ini ramai diperbincangkan Ormas mendesak Pemkot untuk segera menutup lokalisasi di Tondo Kiri.

Lokasinya berada di sebelah kir kelurahan Tondo jika dari arah titik Nol Kota Palu.

Ketua Harian DPW PAN Sulteng, Ronny Tanusaputra, menyebut partainya konsisten menolak prostitusi. 

Baca juga: PMI Banggai Gelar Mukerkab, Teguhkan Komitmen di Garda Terdepan Kemanusiaan

Menurutnya, bukan hanya PAN, melainkan semua partai seharusnya memiliki sikap serupa.

“Saya pikir setiap partai apapun akan menolak yang namanya prostitusi. Seperti PAN telah menolak adanya prostitusi,” kata Ronny usai kegiatan PAN WALK di Palu, Sabtu (30/8/2025).

Ronny menegaskan, wewenang penuh soal penutupan lokalisasi ada di tangan Wali Kota Palu. 

Ia berharap desakan masyarakat, ormas, maupun tokoh agama dapat menjadi pertimbangan Pemkot untuk segera mengambil langkah tegas.

“Semua kebijakan ada di wali kota, karena ini masuk wilayah Kota Palu,” ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: GPM Serentak di 8 Kecamatan Kota Palu, Warga Antusias Borong Bahan Pokok Murah

Ia juga menyampaikan bahwa legislator PAN, baik di tingkat Kota Palu maupun pusat, sepakat dengan upaya penutupan tempat lokalisasi.

Menurut Ronny, sikap tegas menolak prostitusi merupakan bagian dari komitmen PAN dalam menjaga moralitas dan tatanan sosial masyarakat. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved