Rabu, 15 April 2026

Sulteng Hari Ini

Gubernur Anwar Hafid Tekankan Percepatan Anggaran dan Akuntabilitas Kinerja Pemprov Sulteng

Menurutnya, capaian tersebut merupakan wujud nyata dari pembangunan daerah yang berlandaskan integritas.

Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Ro Adpim Setdaprov Sulteng
PENINGKATAN AKUNTABILITAS KINERJA - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido dan Sekretaris Provinsi Novalina, menghadiri acara Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi Sulteng 2025 bertema Berani Berintegritas, Senin (15/9/2025), di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Reny Lamadjido dan Sekretaris Provinsi Novalina, menghadiri acara Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi Sulteng 2025 bertema Berani Berintegritas, Senin (15/9/2025), di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan evaluasi RKPD 2025, penganugerahan SAKIP Award 2025, penandatanganan perjanjian kinerja perubahan, serta desk evaluasi RKPD triwulan II. 

Pemprov Sulteng berhasil mempertahankan predikat A dalam SAKIP Award.

Baca juga: PGRI Sulteng Sayangkan Konflik Dinas di SMA 5 Palu, Harap Penyelesaian Damai

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid mengapresiasi kerja keras seluruh perangkat daerah. 

Menurutnya, capaian tersebut merupakan wujud nyata dari pembangunan daerah yang berlandaskan integritas.

“Nilai baik yang kita raih harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Target kita ke depan, SAKIP Sulawesi Tengah bisa naik ke level A pada 2026, bukan menunggu 2027. Saya percaya, kalau kita serius dan fokus, hal itu bisa tercapai,” tegas Anwar.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan penyerapan anggaran agar memberi dampak langsung bagi masyarakat. 

Menurutnya, dana daerah tidak boleh menumpuk di kas tanpa memberikan manfaat ekonomi.

Baca juga: Mengulik Gaji Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sebut Masih Kecil, Segini Total yang Diterima

“Hari ini masih ada Rp500 miliar di kas daerah. Kalau Rp200 miliar saja terserap ke masyarakat, itu sudah memberi pengaruh besar bagi perputaran ekonomi. Jangan tunggu akhir tahun baru bergerak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anwar mengingatkan agar penggunaan anggaran lebih berpihak pada kepentingan rakyat, bukan habis untuk biaya operasional.

“Kalau kegiatan bisa dikerjakan dua orang, jangan melibatkan sepuluh orang. Anggaran harus efisien, tapi jangan ragu untuk mengalokasikan lebih pada program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa mulai 2026 ia akan mengawal langsung penyusunan APBD hingga ke detail terkecil. 

APBD, kata dia, akan dibangun dengan pendekatan sembilan pilar pembangunan Berani yang menjadi arah kebijakan Pemprov Sulteng.

Baca juga: Kementerian PUPR Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Banggai Sulteng

“Kita semua ini orang-orang terpilih yang diberi amanah. Jangan banyak santai. Mari bekerja lebih keras, bahkan di akhir pekan, untuk memastikan program benar-benar berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved