Jumat, 10 April 2026

Bangkep Hari Ini

Pengawasan MBG di Banggai Kepulauan Harus Diperketat

Ia melaporkan bahwa sebagian besar pasien keracunan telah kembali ke rumah dan dinyatakan sehat.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Regina Goldie
HANDOVER
SOSIALISASI MBG - Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melaksanakan sosialisasi program Makanan Bergizi Nasional (MBG) di Aula Kantor Bappeda, Salakan, Senin (22/9/2025). Sosialisasi ini dihadiri langsung Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III Badan Gizi Nasional, Rudi Setiawan. (Handover) 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) melaksanakan sosialisasi program Makanan Bergizi Nasional (MBG) di Aula Kantor Bappeda, Salakan, Senin (22/9/2025).

Sosialisasi ini dihadiri langsung Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III Badan Gizi Nasional, Rudi Setiawan.

Bupati Bangkep Rusli Moidady menyatakan ratusan pelajar yang mengalami keracunan makanan bergizi gratis (MBG) di daerahnya bukanlah disebabkan oleh programnya yang keliru, tetapi tata kelola di dapur yang  bermasalah.

“Ke depan harus benar-benar mendapat perhatian dan pengawasan yang tepat, sehingga apa yang terjadi di tempat ini tidak terulang lagi,” tegas Bupati Rusli.

Ia melaporkan bahwa sebagian besar pasien keracunan telah kembali ke rumah dan dinyatakan sehat.

Baca juga: 66 Persen Wilayah Sulteng Kawasan Hutan, Wagub dan DPR RI Bahas Tata Kelola Berkeadilan

“Ada beberapa yang sedang dirawat tapi Alhamdulillah kondisinya tidak ada yang kritis, semuanya tinggal menunggu waktu untuk pulang,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Rudi Setiawan, mengatakan kehadirannya di Kabupaten Banggai Kepulauan karena ada kasus keracunan MBG yang sangat menghebohkan.

“Jadi kami datang ke wilayah kabupaten Banggai Kepulauan ini kesannya jadi tidak baik karena ada kasus ini,” katanya.

Kunjungan ini menekankan fokus pada penanganan kasus dan pemulihan pasien pascainsiden keamanan pangan terkait program MBG di Banggai Kepulauan.

Saat ini, kata dia, ada oknum yang mengatasnamakan BGN meminta uang bila ingin menjadi mitra. Rudi memastikn tidak dipungut biaya, dan bila ditemukan segera dilaporkan untuk diproses kepolisian. (*)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved