Rabu, 15 April 2026

Donggala Hari Ini

Ratusan Honorer Donggala Datangi Kantor Bupati, Pertanyakan Status dan Gaji Belum Dibayarkan

Koordinator lapangan aksi, Raslin, meminta pemerintah daerah memberikan kepastian terkait status dan hak para tenaga honorer.

Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
TribunPalu.com/Misna Jayanti
Ratusan tenaga honorer di Kabupaten Donggala mendatangi Kantor Bupati di Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Rabu (8/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Ratusan tenaga honorer di Kabupaten Donggala menggelar aksi di Kantor Bupati untuk menuntut kejelasan status menjadi PPPK paruh waktu dan pembayaran gaji yang tertunda tiga bulan. 
  • Massa sempat mendesak Bupati hadir, kemudian melakukan aksi serupa ke DPRD, sebelum akhirnya berdialog secara tertutup dengan Wakil Bupati dan pejabat terkait untuk membahas tuntutan mereka.

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Ratusan tenaga honorer di Kabupaten Donggala mendatangi Kantor Bupati di Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Rabu (8/4/2026).

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kejelasan status honorer yang belum diusulkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, serta gaji yang belum dibayarkan selama tiga bulan terakhir.

Pantauan TribunPalu.com, massa aksi tiba di Kantor Bupati Donggala sekitar pukul 13.45 Wita. Mereka membawa spanduk berisi tuntutan dan secara bergantian menyampaikan aspirasi.

Koordinator lapangan aksi, Raslin, meminta pemerintah daerah memberikan kepastian terkait status dan hak para tenaga honorer.

“Kami hanya butuh kejelasan status teman-teman kami. Berikan hak kami, kepastian kapan diangkat menjadi PPPK dan pembayaran gaji yang belum dibayarkan,” ujar Raslin.

Orator lainnya juga mendesak Bupati Donggala untuk hadir langsung memberikan penjelasan.

Baca juga: Taman Huntap Duyu, Dari Hunian Penyintas Jadi Destinasi Favorit di Kota Palu

“Kami minta bupati hadir di hadapan kami, berikan penjelasan. Jangan hanya janji-janji. Kami butuh kepastian apakah kami sudah diusulkan atau belum sama sekali. Selain itu, kapan gaji kami diberikan? kami ini juga punya kehidupan, punya keluarga,” serunya.

Merasa belum puas, massa sempat bergerak ke Kantor DPRD Donggala untuk menyampaikan aspirasi serupa. Namun, tidak lama kemudian mereka kembali ke Kantor Bupati.

Setibanya di lokasi, massa akhirnya ditemui Wakil Bupati Donggala, Taufik M Burhan, didampingi Sekretaris Daerah Rustam Efendi, Asisten III Isngadi, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Yeni.

Atas permintaan Wakil Bupati, dialog kemudian dilanjutkan secara tertutup di ruang kerja Wakil Bupati Donggala.

Hingga pukul 16.30 Wita, pertemuan masih berlangsung. (*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved