Sabtu, 11 April 2026

Sigi Hari Ini

Refleksi Bencana 28 September, Pemda Sigi Tegaskan Komitmen Dukung Pemulihan Ekonomi

Pemda Sigi tidak lagi memiliki kewenangan langsung untuk melakukan pengadaan bantuan seperti bibit atau alat mesin pertanian

|
Humas Pemda Sigi
Pemerintah Kabupaten Sigi menegaskan komitmennya dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, melalui momentum Ibadah Refleksi 7 Tahun Bencana Gempa, Tsunami, dan Likuefaksi, Minggu (28/9/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Andika Satria Bharata

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pemerintah Kabupaten Sigi menegaskan komitmennya dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, melalui momentum Ibadah Refleksi 7 Tahun Bencana Gempa, Tsunami, dan Likuefaksi, Minggu (28/9/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Gereja Bala Keselamatan Korps Anugrah Tandau, Desa Sidondo I, Kecamatan Sigi Biromaru itu dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca juga: Hari Ini Pratama Arhan Dijadwalkan Ucap Ikrar Talak Cerai Azizah Salsha

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menjelaskan bahwa lokasi gereja dipilih karena letaknya yang paling dekat dengan titik likuefaksi di wilayah Sibalaya.

Hal ini memungkinkan pemerintah untuk melihat langsung kondisi warga serta kebutuhan riil di lapangan.

“Kami datang ke sini bukan hanya untuk beribadah, tapi juga memastikan kebutuhan masyarakat pascabencana tetap diperhatikan,” ujarnya.

Baca juga: Pengesahan APBD Perubahan 2025 Belum Terjadwal, DPRD Banggai Masih Tunggu Dokumen

Samuel menambahkan, Pemda Sigi tidak lagi memiliki kewenangan langsung untuk melakukan pengadaan bantuan seperti bibit atau alat mesin pertanian.

Seluruh usulan kini harus diteruskan ke pemerintah pusat sesuai regulasi yang berlaku.

“Kalau dulu kami bisa programkan langsung untuk tahun depan, sekarang kami hanya bisa usulkan ke pusat. Tapi kami pastikan, semua aspirasi masyarakat akan tetap kami teruskan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengembangan potensi lokal, terutama di bidang pertanian dan peternakan, agar masyarakat bisa mandiri secara ekonomi tanpa harus bergantung pada bantuan.

Baca juga: Wakil Bupati Sigi Hadiri Ibadah Refleksi 7 Tahun Bencana di Kabupaten Sigi Kotak Masuk

“Pengembangan ekonomi masyarakat harus disesuaikan dengan potensi wilayah. Jangan hanya menunggu, tapi manfaatkan apa yang ada untuk keberlanjutan jangka panjang,” jelasnya.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas berisiko seperti menggali tanah di lokasi rawan likuefaksi, mengingat dampaknya yang bisa fatal dari sisi keselamatan dan ekonomi.

Selain itu, momentum refleksi ini disebut sebagai pengingat pentingnya membangun ketangguhan bersama menghadapi potensi bencana yang masih mengancam.

“Ibadah hari ini adalah bentuk penguatan iman dan pengingat bahwa kita hidup di daerah rawan bencana. Maka kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan,” tutupnya.

Baca juga: DPRD Sigi Hadiri Dzikir dan Doa Refleksi 7 Tahun Bencana

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, masyarakat, serta Majelis Zikir Alhasanah yang turut mendoakan keselamatan daerah dan para korban bencana 2018 lalu.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved