Rabu, 29 April 2026

Parigi Moutong Hari Ini

200 Pasien Sembuh, Dinkes Parimo Fokus RDT Malaria di Daerah Kasus Aktif

Pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat deteksi dini penyakit malaria di wilayah yang masih mencatatkan kasus aktif.

Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Faaiz/TribunPalu
KASUS MALARIA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong akan menggelar pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) Malaria pada 20 Oktober 2025. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong akan menggelar pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) Malaria pada 20 Oktober 2025.

Pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat deteksi dini penyakit Malaria di wilayah yang masih mencatatkan kasus aktif.

Plt Kepala Dinkes Parimo, I Gede Widiadha, mengatakan RDT akan difokuskan di delapan kecamatan.

Baca juga: Hadir di Sidang Mediasi, Andre Taulany Tegaskan Sudah Bulat Berpisah dari Istri

“Pemeriksaan dilakukan di wilayah yang masih ditemukan kasus malaria berdasarkan laporan puskesmas,” ujarnya di Parigi, Rabu (8/10/2025).

Ia menyebutkan, pelaksanaan RDT baru dapat dilakukan setelah pemerintah daerah mencairkan dana Bantuan Tak Terduga (BTT).

Dana tersebut digunakan untuk mendukung pengadaan alat pemeriksaan malaria di lapangan.

Delapan kecamatan sasaran pemeriksaan yakni Moutong, Taopa, Lambunu, Bolano, Tinombo Selatan, Sigenti, Ampibabo, dan Sausu.

Baca juga: Prediksi Skor Indonesia vs Saudi Arabia di Kualifikasi Piala Dunia Malam Ini: Garuda Bisa Amankan P?

“Awalnya kami ingin melakukan pemeriksaan di seluruh wilayah. Namun keterbatasan anggaran membuat kegiatan difokuskan pada wilayah prioritas,” jelasnya.

Gede menambahkan, penanganan malaria mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan tentang penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB).

Langkah intervensi diarahkan ke wilayah yang masih memiliki temuan kasus aktif.

Ia mengungkapkan, dalam lima hari terakhir tidak ada laporan kasus baru dari puskesmas di lapangan.

Kondisi itu menunjukkan hasil positif dari berbagai langkah intervensi yang dilakukan petugas kesehatan.

Upaya penanganan dilakukan melalui pengobatan pasien, penyemprotan insektisida, serta edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan malaria.

Baca juga: Harga iPhone 2025 Terbaru: iPhone 13, iPhone 14, iPhone 15, iPhone 16, iPhone 17, iPhone 17 Air

“Sekitar 200 pasien yang sebelumnya terlapor telah dinyatakan sembuh seluruhnya,” ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved