Selasa, 14 April 2026

Sulteng Hari Ini

Durian Sulteng Segera Tembus Pasar Cina Lewat Pelabuhan Pantoloan Palu

Fasilitas packing river di pelabuhan Pantoloan dinilai sudah memadai untuk menunjang aktivitas Ekspor. 

Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
ROBIT/TRIBUNPALU.COM
Pelabuhan Pantoloan Kota Palu akan jadi gerbang utama arus Ekspor barang di Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pelabuhan Pantoloan Kota Palu akan jadi gerbang utama arus Ekspor barang di Sulawesi Tengah.

Sejumlah komoditas unggulan Sulawesi Tengah seperti kelapa, kakao, durian, dan udang kini menjadi andalan arus logistik di Terminal Peti Kemas (TPK) di pelabuhan itu.

General Manager Pelindo Regional 4 Pantoloan, Chaerur Rijal, mengatakan pelabuhan yang menjadi pintu utama logistik Sulawesi Tengah itu kini siap melayani Ekspor langsung ke Cina, terutama untuk komoditas durian.

“Saat ini kami masih menunggu hasil kerja sama dengan pihak protokol Ekspor,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

Baca juga: Wabup Morut Terima Balai Jasa Konstruksi Makassar, Bahas Peningkatan Kualitas Infrastruktur

Menurut Chaerur, fasilitas dan infrastruktur di Terminal Peti Kemas Pantoloan telah memenuhi standar untuk pengiriman internasional maupun domestik. 

Arus peti kemas juga menunjukkan kinerja stabil, dengan peningkatan penggunaan kontainer ukuran 40 feet hingga 30 persen.

Ia menambahkan, fasilitas packing river di pelabuhan Pantoloan dinilai sudah memadai untuk menunjang aktivitas Ekspor

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, yang telah membuka kebijakan pembentukan house packing durian.

“Kalau Ekspor langsung ke Cina, waktu pelayaran hanya kurang dari 10 hari,” kata Chaerur.

Selama tahun 2025, Pelabuhan Pantoloan tercatat hampir melayani 800 kapal. 

Baca juga: Pemkab Buol dan APH Teken MoU TP3KD, Pastikan Dana Desa 2026 Transparan

Pelindo, lanjutnya, berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah melalui layanan kepelabuhanan yang terintegrasi, efisien, dan transparan.

“Kami membuka jalan agar Ekspor bisa langsung dari sini. Lebih efisien waktu, biaya, dan mengurangi risiko kerugian jika harus lewat jalur darat ke Makassar,” jelasnya.

Dengan kesiapan Pelabuhan Pantoloan melayani Ekspor durian langsung ke Cina, peluang peningkatan nilai tambah komoditas pertanian daerah semakin terbuka.

Diketahui, kabupaten penghasil durian terbanyak dan terbaik di Sulawesi Tengah adalah Kabupaten Parigi Moutong.

Kabar ini membawa angin segar bagi pelaku usaha Durian di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved